😭😭😭 ,,,Masa Kecilnya Habiskan Waktu Jual Koran Disimpang Jalan

0
515

Dumai (SuaraTrust.com) – Kasian melihat keadaan seorang anak kecil umur 6-7 tahun berjemur panas dingin menjaja koran dipersimpangan jalan Sukajadi – patimura – Budi Kemuliaan – Sultan Syarif Kasim kota Dumai Provinsi Riau tanpa lelah menawarkan koran setiap kendaraan berhenti di persimpangan jalan, senin (07/10/2019).

Seperti bak lagu yang dinyanyikan Iwan Fals ” anak sekecil ini tidak sempat menikmati waktu ” ini yang terjadi pada anak ini karena dengan umur nya 6-7 tahun ini seharusnya waktu dia bermain atau belajar namun anak ini bertunggkus lumus jualan koran dipersimpangan.

Undang-undang No. 20 Tahun 1999 tentang Ratifikasi Konvensi ILO No. 138 Tahun 1973 mengenai Batas Usia Minimum Diperbolehkan Bekerja.

Undang-Undang No. 1 tahun 2000 tentang Ratifikasi Konvensi ILO No. 182 Tahun 1999 mengenai Pelarangan dan Tindakan Segera penghapusan bentuk-bentuk Pekerjaan terburuk untuk Anak

Undang-Undang ini menghimbau adanya pelarangan dan aksi untuk menghapuskan segala bentuk perbudakan atau praktek-praktek sejenis perbudakan, seperti penjualan dan perdagangan anak-anak, kerja ijon dan kerja paksa , termasuk pengarahan anak anak atau secara paksa  atau untuk dimanfaatkan dalam konflik bersenjata dengan menerapkan undang-undang dan peraturan.

Hunus warga Dumai yang kebetulan ditawari koran dipersimpangan sambil bercerita kepada anak yang jual koran disimpang jalan mengatakan, kamu gak sekolah, sekolah om, kenapa masih kecil jualan koran, anak itu menjawab bantu orang tua om cari duit untuk jajan, ketika ditanya siapa yang nyuruh, anak itu tidak menjawab, ini dialog Hunus dengan anak umur 6-7 tahun yang jual koran disimpang jalan.

” Kita kasian melihat anak ini entah siapa yang menyuruh jualan koran dipersimpangan karena kita melihat umurnya masih kecil, niat anak ini kita apresiasi mencari uang untuk membantu orang tuanya, tapi umurlah yang membuat tidak wajar menjual koran dipersimpangan jalan ” ungkap Hunus

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here