Akhirnya Pedagang Pasar Senggol Kota Dumai Mengamuk

0
2413

Dumai (SuaraTrust.com)

Ratusan pedagang kaki lima pasar Senggol jalan Sudirman kota Dumai Mengamuk membabi buta membuka blokade chek poin yang berada depan hotel Granzuri, Senini (18/05/2020).

Penutupan akses jalan untuk chek poin disebagian kota Dumai dikarenakan sudah diterapkan pembatas sosial berskala besar (PSBB) mulai hari Senin sampai empat belas hari kedepan oleh Pemerintah kota Dumai.

Awalnya gabungan mahasiswa kota Dumai Senin pagi telah melaksanakan unjuk rasa untuk menolak penerapan pembatas Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah kota Dumai selama empat belas hari kedepan.

Berkumpul pedagang kaki lima pasar senggol untuk menolak PSBB yang diterapkan pemerintah daerah kota Dumai dengan alasan akan mematikan perekonomian pedagang kecil kaki lima.

Amukan pedagang tidak terkendali setelah melihat mobil sat pol PP kota Dumai dengan melemparkan batu, awalnya pedagang mendapat berita akan ada penertiban pedagang yang berjualan karena aturan PSBB.

Rul salah satu pedagang yang ikut berdemo mengatakan, kami berkumpul akan melawan apabila ada penertiban atau penutup bagi kami berjualan disepanjang jalan Sudirman.

” Diakhir ramadhan ini adalah agenda tahunan pedagang berjualan disepanjang jalan, disinilah kami mencari rezeki menjelang hari raya, kami harap kepada instansi terkait jangan menertibkan kami berjualan menjelang hari raya, dan apabila ada penertiban kami pedagang akan melawan ” ujarnya

Ketegangan pedagang mereda setelah Kapolres kota Dumai langsung mendatangi pedagang ditengah kerumunan masyarakat, dan situasi mulai reda setelah kapaolres mendengar aspirasi pedanga pasar senggol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here