AMPHIBI Pertanyakan Sertifikat AMDAL Grand Kemala Lagoon Ke KLHK Karena….

0
245

Bekasi, SuaraTrust.com –  25/02/2017. Sedikitnya lima belas Kepala Keluarga di RT 007/ RW 03 Kelurahan Pekayon Kecamatan Bekasi Selatan mengaku kecewa terhadap Managemen Apartemen Grand Kamala Lagoon karena tuntutan yang diajukan warga belum terpenuhi.

Daus (36 th) salah satu warga menyebutkan, sejak dulu kawasan ini tidak pernah dilanda banjir. Karena sebelumnya, kawasan ini merupakan daerah resapan air. namun sejak adanya Apartemen Grand Kamala Lagoon ini, mengakibatkan pemukiman warga dilanda banjir.

Selain banjir Daus menambajkan ada beberapa rumah warga yang retak-retak akibat getaran saat pembangunan Grand Kamala Lagoon dan sampai saat ini tidak ada bantuan yang signifikan. Belum lagi debu yang mengganggu pernafasan

Bahkan, sejak tahun 2015 lalu, warga sudah pernah mengadakan pertemuan dengan pihak managemen di Gedung Graha di lantai 6 membahas tuntutan warga terkait kompesasi ke warga. Namun tuntutan tersebut belum teralisasi sampai saat ini.

“Warga hanya ingin diperhatikan. Sebab selama ini warga hanya diberikan janji palsu oleh pihak manejemen. ” ujarnya

Sebelumnya, pihak menajemen berjanji akan merealisasikan keinginan warga sekitar dengan menemui warga dan meminta foto copy KK dan KTP bahkan sampai memfoto rumah warga. tapi janji tersebut hanya pepesan kosong belaka. Karena sampai saat ini, warga belum mendapatkan apa-apa jelasnya

Daus berharap, Wali Kota Bekasi Bapak Dr.H.Rahmat Effendi memperhatikan nasib warga. Bila perlu turun langsung untuk melihat kondisi warga sekitar yang terkena dampak pembangunan

Hal senada juga diungkapkan Yus Kaberesih (45 th2) menyesalkan sikap pihak management yang enggan memperhatikan warga atas dampak pembangunan yang ditimbulkan. Padahal jarak lokasi apartemen dengan pemukiman warga hanya berjarak sekitar 10-20 meter

Dia mengungkapkan, warga setempat selama ini tidak banyak tingkah dan bersabar meskipun pihak menagemen selalu berjanji akan merealisasikan keinginan warga sekitar.Tapi kenyataannya hingga kini warga belum mendapat kompensasi.

“Bahkan, pihak managemen terkesan mengabaikan keluhan warga sekitar. Jelas dong kita kecewa. Sebab udah satu tahun warga menunggu janji dan sikap baik pihak managemen. ” tuturnya

Menyikapi Banjir dan berbagai keluhan warga akibat dampak pembangunan Apartemen tersebut, Ketua Umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung So,si. berjanji akan mengusut Izin dan Sertifikat Lingkungan serta Amdal dan Sertifikat Amdal yang dimiliki Apartemen Grand Kamala Lagoon.

Ketum AMPHIBI juga menyatakan bahwa Peran KAUKUS LINGKUNGAN HIDUP LEGISLATIF di Kota Bekasi sudah saatnya berfungsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here