Blusukan di Jati Padang, Ahok Ditolak Ketua FPI Pasar Minggu

0
594

Jakarta, SuaraTrust.com – Seorang warga Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menolak kedatangan Basuki Tjahaja Purnama ke wilayahnya, Jumat, 30 Desember 2016.

Pria bernama Heriyanudin, yang diketahui merupakan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Pasar Minggu, tersebut memanggil nama Ahok dengan lantang saat calon Gubernur DKI Jakarta inkumben itu sedang mengobrol dengan warga Bogor yang tinggal di bedeng. “Mereka bukan warga DKI. Kenapa Bapak wawancara?” kata Heriyanudin.

Ahok pun bingung dan menjelaskan bahwa warga Bogor tersebut hanya meminta foto bersamanya. Selain itu, Ahok mengaku hanya menanyakan soal pemilik bedeng yang disewa warga Bogor tersebut.

Namun penjelasan Ahok tak membuat Heriyanudin puas. Pria yang memakai jaket hitam itu menuturkan warga non-DKI tersebut tidak punya urusan.

Adegan itu direkam melalui telepon seluler oleh seorang pria yang merupakan teman Heriyanudin. Pria itu menanyakan undangan atas kedatangan Ahok. Pertanyaan itu dijawab Ahok dengan santai. “Enggak ada undangan. Cek sungai saja. Boleh dong datang. Kenapa enggak boleh datang? Boleh dong.”

Menurut Ahok, dalam momentum pilkada atau bukan, dia sah datang ke wilayah mana pun di Jakarta. Tapi Heriyanudin terus menyanggah pernyataan Ahok. “Sah, boleh, cuma ini enggak ada (izin) ketua RT-RW,” ucap Heriyanudin. Ahok lantas menjawab bahwa tak perlu ada izin dari ketua RT-RW setempat untuk mendatangi wilayah itu.

Heriyanudin mengaku paham maksud Ahok. Namun, bagi dia, setiap tamu yang datang ke suatu wilayah harus melapor kepada ketua RT-RW setempat.

Karena selalu disanggah, akhirnya Ahok menanyakan keinginan Heriyanudin, yang kemudian dijawab Heriyanudin. “Ya, kami menolak, warga sini menolak kedatangan Bapak,” ujar Heriyanudin.

Ahok kembali membalas ucapan Heriyanudin. “Ya, menolak boleh saja. Kalau menolak, kamu daftar resmi. Kita juga bisa gugat,” tutur Ahok bernada mengancam Heriyanudin. Heriyanudin menimpali, “Saya bukan masalah gugatnya, saya siap digugat.”

Ahok kemudian meminta ajudannya mencatat nama Heriyanudin. “Catat nama saya. Nama saya Heriyanudin, warga RT 12,” katanya.

Ahok kembali mengancam bahwa dia akan melaporkan Heriyanudin atas penolakannya tersebut. Namun Heriyanudin yang tampak emosi langsung mengusir Ahok untuk keluar wilayahnya. “Kenapa saya enggak boleh datang,” ucap Ahok sambil berlalu.

Sumber : Tempo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here