Buruh Pelabuhan : Sepi, Sudah Tidak Seperti Dulu Lagi

0
293

DUMAI, SuaraTrust.com – Beberapa buruh terlihat hanya duduk saja. Sebagian lain tampak sibuk dengan aktivitas mengangkut barang yang dimasukkan kedalam kapal Boat ukuran kecil.

Pelabuhan Rakyat di Sungai Dumai. Begitulah aktivitas yang terlihat Kamis (26/01) kemarin sore. Tidak ada aktivitas bongkar muat kapal Sembako lagi seperti beberapa tahun lalu. Padahal dulu Pelabuhan rakyat sepanjang sungai Dumai dikenal sebagai tempat bongkar muat kapal sembako.

Salah seorang buruh di Pelabuhan Sungai Dumai yang mengaku bernama Arden (38) mengatakan aktivitas pelabuhan Dumai sudah sepi sejak adanya kapal sembako yang ditangkap karena membawa sabu dari Malaysia. “Semenjak itu aktivitas Sembako sudah mulai sepi, terjadi di tahun 2015 lalu,”terang warga Purnama ini.

Bapak tiga anak tersebut mengaku dirinya sudah sejak 2008 lalu bekerja sebagai buruh angkut di Pelabuhan rakyat Sungai Dumai. “Sekarang mau cari uang sehari Rp100 ribu saja susah, sepi sudah tidak seperti dulu lagi,”terangnya.

Pahit mencari pundi-pundi rupiah di Pelabuhan Rakyat Sungai Dumai juga dirasakan oleh Ferdi (40) warga kecamatan Dumai Barat. “Wah kalau ditanya sulit, sangat sulit sekarang cari uang, kalau dulu satu hari bisa dapat uang sampai Rp 500 ribu kalau banyak kapal masuk bisa sampai Rp 1 juta tapi sekarang mau cari Rp 100 ribu saja susah,”tambahnya.

Ia berharap aktivitas di Pelabuhan Sungai Dumai bisa seperti dulu agar ekonomi buruh bisa terbantu. “Saat ini paling ada bongkar muat sembako yang mau dibawa ke Rupat, kalau dari Kapal besar sudah tidak ada lagi,”sebutnya.

Kondisi ekonomi saat ini memang sulit,  sama seperti Roni, Ferdi juga mengaku aktivitas sembako sepi karena adanya kapal sembako yang membawa sabu. “Itu penyebab utamanya jadi banyak pengusaha sembako malas aktivitas di Dumai, “tutupnya.(adk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here