Datuk Syahril Abu Bakar ” Kegelisahan Masyarakat Riau Masalah RT/RW Sudah Terjawab

0
539

Dumai, SuaraTrust.com – Pertemuan ketua lembaga adat melayu provinsi Riau dan sekabupaten/ kota dengan anggota pansus rt rw DPRD Provinsi Riau diruangan komisi D hampir 95% sudah rampung.

Rapat pansus juga merancang dan membahas tentang keberadaan tanah ulayat yang berada diprovinsi Riau.

Ada beberapa pasal yang akan diusulkan pengurus lembaga adat melayu provinsi Riau dan perwakilan sekabupaten kota untuk memperkuat keberadaan tanah adat dan ulayat.

Ketua LAMR Provinsi Datuk Syahril Abu Bakar, berdasarkan keputusan MK no 34, 35 tahun 2012 negara mengakui tanah adat terpisah dengan tanah wilayah.

” mendengar dari anggota pansus rt rw presiden RI JOKOWI sudah mengalokasikan tanah hutan adat provinsi Riau sebesar 1,2 juta hektar ” ujarnya

Dikatakanya lagi ” untuk diketahui dikota dumai saja ada tanah yang diberikan sultan siak kepada datuk laksamana sepanjang pesisir pantai berbentuk grand sultan, ada chevron , pelindo , yang dijadikan pelabuhan yang hasilnya tidak ada untuk kota Dumai ” kata Datuk Syahril Abu Bakar kepada anggota DPRD Provinsi Riau

Lanjutnya ” dua minggu yang lalu lembaga adat melayu berjumpa dengan wakil presiden Yusuf Kala, dan menyampaikan 11 persoalan yang salah satunya meminta penyelesaian rt rw kepada Menteri terkait ” ungkapnya

Terpisah, Hardianto anggota DPRD Provinsi Riau ketua pansus rt rw mengatakan dihari ulang tahun provinsi riau, salah satu hadiahnya adalah  rt rw sudah disahkan dirapat paripurna.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here