Diduga bermasalah, Sekretaris DPW PAN Riau, Zainal Abidin “Ditendang”

0
1255
Pekan Baru, SuaraTrust.com – Sekretaris DPW PAN Riau, Zainal Abidin “ditendang” dan digantikan posisinya oleh Zulmizan. Dari informasi yang beredar, penggantian ini diduga karena persoalan Pergantian Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman SH MH yang dilakukan oleh Zainal Arifin tanpa sepengetahuan dan koordinasi dari Ketua DPW PAN Riau, Irwan Nasir, yang pada saat itu menggelar ibadah haji.
 Kondisi ini sempat membuat panas dan kisruh di tubuh PAN Riau. Hal itu diketahui, saat kader berlambang matahari terbit itu, melakukan aksi gembok di pagar kantor DPW PAN Riau, Senin (20/02/17).
Zainal Abidin bahkan menuding ketuanya tersebut melanggar AD/ART partai. Bahkan, zainal menyebutkan kebijakan partai yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti itu seperti pola pemerintahan.

“Jadi ini (pergantian,red) dilaksanakan pak Irwan seperti pemerintahan, tidak suka kepada kepala dinas bisa diganti,” kata Zainal, kepada wartawan.

Tudingan ini mendapat bantahan keras dari Irwan Nasir. Dia beralasan bahwa tubuh Sekjen PAN Riau saat ini bukanlah pergantian namun bersifat penyesuaian.

“Sebetulnya bukan penggantian, ada penyesuaian. Ada kebijakan partai untuk menyongsong pemilu 2019 akan datang,” kata Irwan, saat dikonfirmasi usai menggelar acara konsolidasi yang digelar di Hotel Arya Duta Kota Pekanbaru.

Menurutnya, dalam memposisikan kader harus dilakukan sesuai potensi masing-masing. Apalagi posisi ini adalah Sekretaris Jenderal.

“Kita DPW ada penyesuaian sekretaris diposisikan sebagai pengurus DPP mengkoordinir DPW se Riau, insyaa Allah saudaraku Zulmizan,” terang Irwan dan diaminkan kader lainnya.

Penggantian ini, katanya, juga sudah melalui kajian mendalam dan sudah ada Surat Keputusan (SK) dan telah dikakukan proses yang sangat panjang.

“Ini sudah berlangsung beberapa bulan yang lalu. Menempatkan kader harus dilakukan pencermatan, tidak tergesa-gesa,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, hadir pula Jon Erizal mewakili Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang berhalangan hadir. Disinggung apakah konsolidasi ini dilakukan terkait kisruh yang terjadi di DPW PAN Riau, JE beralasan bahwa konsolidasi selalu dilaksanakan dan bukan karena kisruh yang terjadi dalam partai politik saat ini.

“Itu (kisruh) dinamika politik ada di mana-mana, bukan di PAN saja. Konsolidasi ini mengevaluasi, seluruh Indonesia menyangkut evaluasi sisi kurangnya dan lebihnya. Solidaritas itu bisa diperoleh bila tujuan itu sama, maka perlu sering berkoordinasi,” pungkasnya. [bam]

Sumber BeritaRiau.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here