Forester Indonesia Minta Kementerian Pertanian Mencabut Izin Perkebunan Kelapa Sawit PT. Wana Subur Sawit Indah Yang Diduga Kebal Hukum

0
2870

Siak (SuaraTrust.com) – Masyarakat Desa Buatan Kabupaten Siak sudah sangat resah keberadaan PT Wana Subur Sawit Indah karena menguasai lahan kosensi yang diduga melanggar aturan, sehingga tidak mau merelesasikan kepada kelompok tani masyarakat setempat, Kamis (06/08/2020).

Menurut keterangan dari perwakilan masyarakat kelompok tani yang namanya tidak mau dipublikasikan menyampaikan, seiring waktu berjalan dimana kita ketahui bersama Izin Usaha Perkebunan (IUP) PT. Wana Subur Sawit Indah (Wssi) diterbitkan sejak tahun 2001 seluas 5000 Ha Nomor. 579/Kpts/Hk.350./DJ.Bun/VII/2001 belum melakukan perizinan Hak Guna Usaha padahal itu harus di urus sejak terbitnya IUp .

Hasil peninjauan dilapangan oleh Forester Indonesia adanya kejanggalan dalam perizinan tersebut mulai kasus lahan kebakaran yang macet hingga lahan yang belum dikelola secara optimal.

Bahkan ada beberapa point yang saat ini belum diselesaikan oleh PT. Wana Subur Sawit Indah (Wssi) setelah Izin Perkebunan diperoleh oleh perusahaan sejak tahun 2001.

1. Menyelesaikan hak atas tanah selambatnya tiga tahun terhitung sejak IUP dikeluarkan.
2. Melaksanakan pembangunan tanaman paling lambat pada tahun ke 4 sejak di terbitkan y IUP
3. Melaksanakan pembangunan usaha industri perkebunan penanaman 50% dari kapasitas pabrik
4. Mengelola usaha budidaya tanaman perkebunan secara profesional, transparan , partisipatif
5.Mengelola Sumber Daya Alam secara lestari
6.Melajukan AMDAL dan UKL dna UPL
7. Melaksanakan kemitraan dengan Koperasi Usaha kecil dan menengah
8.Pembukaan laha Tampa bakar
9. Membuat Study kelayakan
10. Melaporkan perkembangan usaha perkebunan secara berkala setiap semester.

Riski Sumanda Direktur Forester Indonesia dalam hal ini mengatakan, dimana point point’ tersebut sudah bisa sebagai dasar untuk mencabut izin suatu perkebunan sebab sudah sesuai aturan perundang-undangan Kementan Nomor 7 tahun 2013 dan sudah tertuang Keputusan Menteri Pertanian Nomor 579/Kpts/Hk.350/DJ.Bun/VII/2001.

” PT. Wana Subur Sawit Indah (Wssi) adalah suatu perusahaan diduga nakal dan tidak taat aturan Undang-undang. Dimana Perusahaan ini berada di Desa Buatan II Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak Provinsi Riau , terbukti adanya Surat peringatan atau SP III dari Kementerian Agraria Dan Tataruang Badan Pertanahan Nasional Provinsi Riau Nomor. 11-02.02/1888-14/VI/2019 ” ungkapnya

Lanjutnya, yang paling ironisnya PT. Wana Subur Sawit Indah (Wssi) ini di duga Kebal hukum salah satu Dinas Pertanian kabupaten Siak selaku perwakilan pemerintah kabupaten Siak selaku kontrol Private Sektor, jelasnya

Riski Sumanda juga menjelaskan berdasarkan surat  teguran berkala sejak tahun 2018 sampai tahun 2020 terbukti nomor 521/Distan-bun/2020/709 yang isinya pada pasal 26 apabila dinyatakan sebagai perusahaan perkebunan kelas E atau Kelas V maka izin usaha perkebunannya di cabut dimana PT. Wana Subur Sawit Indah (Wssi) belum pernah dinilai hampir 10 tahun lebih.

” Senada dengan Surat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau bapak H.Asri Auzar SH.M.Si Nomor 167 / 626 /PPh dan Majelis Rakyat Riau, dimana perusahaan PT. wana Subur Sawit Indah adanya dugaan pelanggaran pidana terhadap undang-undang lingkungan hidup Nomor 32 tahun 2009 dan Undang Undang Nomor 18 tahun 2004 ” Tutupnya

Turut berbicara juga ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau Datuk Seri Syahril Abubakar meminta kepada Menteri lingkungan hidup dan Kehutanan serta para pihak yang menangani agar menerbitkan pengalihan pengukuhan hak kelola sebab PT. Wana Subur Sawit Indah (wssi) adalah sebagai perusahaan Fiktif di Riau.

Terpisah, hasil pertemuan maeting yang ketiga dari pihak Forester Indonesia dengan Hadi biro hukum kementrian pertanian cq Perkebunan menyampaikan berkas dokumen yang masuk akan diproses dalam Minggu ini apa bila sesuai data yang diberikan kepada kita maka PT wssi akan kita cabut.

Sementara selaku penting di perusahaan PT. wana Subur Sawit Indah yang tidak mau di publikasikan namanya mengungkapkan bahwasanya PT. Wana Subur Sawit Indah memang benar belum pernah melakukan laporan Perkebunan kepada dinas terkait dan perwakilan kantor kami juga tidak ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here