Gerak dan Yara Minta Polda Aceh Mengambil Alih Kasus RSUD Langsa

0
203

SuaraTrust.com – Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, meminta Polda Aceh untuk mengambil alih penanganan kasus Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa yang saat ini sedang di tangani penyidik Polres Langsa.

Hal tersebut di sampaikan Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Askhalani Rabu (22/3) di Banda Aceh.

“Menurut Askhalani, seharusnya Polres Langsa lebih mengutamakan proses hukum terhadap beberapa dugaan penyimpangan di rumah sakit langsa yang sedang di tangani oleh penyidik.

“Seharusnya Polres Langsa harus mengutamakan proses kasus RSUD yang sedang di tangani, bukan memunculkan peroses hukum yang baru, ‘jelas Askhalani.

Sementara itu Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menilai Polres Langsa telah mengebirikan Undang Undang Pokok Pers No 40 tahun 1999. Hal itu di sampaikan Sekjen YARA Pusat Fakhrurrazi Rabu (22/3) di Banda Aceh.

Lebih lanjut Fakhrurrazi, menambahkan seharusnya Polres Langsa lebih memahami Undang undang tentang tugas tugas wartawan, setiap ada delik pers terhadap tugas tugas wartawan harus di selesaikan dengan UU No 40 tahun 1999 tentang pokok pers, tidak lansung harus di tangani dengan pasal pidana.

“Pilisi tidak boleh lansung melakukan proses hukum terhadap wartawan karena, tugas wartawan di lindungi undang undang, apa lagi laporan terhadap wartawan itu, ada kaitannya dengan kasus yang sedang di tangani penyidik polres langsa, terkait adanya dugaan pemotongan uang jasa medis (uang remonisasi), penjualan kertas bekas (rekam medik) dan kasus pengeluaran obat bekas Tsunami di RSUD Langsa.

“Seharusnya Polres Langsa lebih pokus pada kasus kasus yang sedang di tangani, bukan menjegal tugas tugas wartawan yang telah membongkar dan memberitakan terkait dugaan penyimpangan yang terjadi di rumah sakit RSUD Langsa, “jelas Fakhrurrazi.(RILIS)

FOTO: Koordinator GeRAK Aceh Askhalani dan Sekjen YARA Pusat Fakhrurrazi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here