Gila, TKI Asal Malaysia Ini Mau Edarkan Pil Ekstasi 230 Butir di Inhil

0
299

Tembilahan, SuaraTrust.com – Penangkapan pelaku, A (30) warga Parit VI , Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau berawal ketika pihak Sat Res Narkoba Inhil menggagalkan upaya pelaku di Jalan Sungai Beringin Kuala Getek, Tembilahan.

 

A, ini merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia yang siap mengedarkan Pil Ektasi di Negeri Seribu Parit, pada Sabtu (28/01/17) namun digagalkan petugas Kepolisian.

 

Yang menjadi pertanyaan, siapa yang menjadi dalang atau bandar di belakang penangkapan pelaku TKI asal Malaysia ini (?) apakah Inhil menjadi salah satu target peredaraan barang haram tersebut.

 

Berdasarkan penjelasan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kasat Narkoba AKP Bachtiar, dari hasil penangkapan pelaku A, dari tangannya diamankan 230 butir Pil Ektasi, 1 paket sedang Shabu-shabu seberat 41 Gram dan uang tunai Rp. 1.732.000,-.

 

Barang Bukti (BB) lainnya seperti 1 unit HP Samsung Galaxi J1, 1 unit HP. Samsung lipat GT, 1 buah dompet dan 1 unit motor Suzuki Satria FU nopol BM 4298 GY.

 

Sedangkan, informasi pelaku A ini, ketika salah satu masyarakat menginformasikan bahwa ada seseorang jaringan bandar narkotika TKI asal Malaysia yang akan berniat mengedarkan ke Inhil.

 

“Informasi itu kita pastikan terlebih dahulu, ketika sudah akurat, lalu kita lakukan pengintaian. Pelaku ini datang melewati Teluk Pinang melewati Jembatan Kuala Getek,” kata Kasat Narkoba, Minggu (29/01/17).

 

Dikatakan Bachtiar, pukul 20.00 wib malam, dilakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap pelaku. Tepat pukul 20.00 wib A, datang menggunakan sepeda motor Suzuki Fu 125 warna merah BM 4288 GV.

 

“Pas pelaku datang, kita langsung mengentikan, namun A berusaha kabur dan membuang kantong plastik warna putih di pinggir jalan,” jelasnya.

 

Setelah itu, saat dilakukan introgasi terhadap A, ia mengakui bahwa barang tersebut ia beli dari Negara Malaysia dengan harga RM 20.000,-.kurang lebih 15 meter dari pembuangan kantor itu, pelaku dapat diamankan petugas.

 

“Dia mengakui tiba di Malaysia via Batam sekira pukul 14.00 wib,” singkatnya.

 

Saat ini pelaku dan barang bukti, sudah diamankan di Polres Inhil untuk proses penyidikan lebih lanjut.

 

(PRC/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here