Hadirnya di Kota Dumai Markaz Tahfidz Balita dan Anak dengan Metode Tabarak

0
1189

DUMAI – Markaz Tahfidz Balita dan Anak (Mataba) Raudhatu Tilawatil Qur’an hadir di Kota Dumai agar anak usia dini bisa lebih cepat paham menghafal baca Al-Qur’an.

Hal ini disampaikan oleh Ummi Hj. Shinta, S.Sos, selaku pengelola Mataba dengan metode Tabarak yang beralamat di Jalan Kelakap 7 Gang Nilam No 02, Dumai yang berdiri sejak tahun 2019 lalu.

Dijelaskan Shinta, metode Tabarak ditemukan oleh Dr. Kamil El-Laboody dari Mesir. Dengan metode Tabarak telah berhasil mengantarkan anaknya, Yazid dan Zainah menjadi huffadz Al-Quran di usia kurang dari lima tahun.

“Mereka juga mampu menghafal, membaca serta mentadaburi Al-Qur’an dalam kurun waktu 1,5 tahun serta di nobatkan sebagai hafidz tercilik di dunia,” Jelasnya, Rabu (17/2/2021).

Proyek Tabarak adalah paket kurikulum dalam pembelajaran Al-Qur’an setelah berhasil di arab saudi dan mesir, program tersebut di kembangkan ke beberapa negara termasuk Indonesia pada tahun 2016.

Diharapkan dengan kehadiran Mataba dengan metode Tabarak di Kota Dumai ini, bisa membuat anak-anak usia dini lebih paham dan mengenal Al-Qur’an.

“Semoga anak-anak lebih cepat pandai mengaji, menghafal Al-Quran. Jika sudah pandai, mereka juga bisa mengajarkan ke penerusnya nanti. Tentunya dengan metode Tabarak juga,” Tutupnya.

Penulis : Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here