Idealnya Ketua DPR Dijabat Partai Pemenang Pemilu

0
216

Jakarta, Suaraatrust.com – Politikus PPP Achmad Baidowi menyetujui rencana adanya revisi terbatas pada UU no 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3) sebagai syarat penambahan kursi pimpian DPR.

“Komunikasi sudah dilakukan. Masih dua kemungkinan, revisi memberikan kursi ketua pada pemenang pemilu, atau revisi menambah kursi wakil ketua. PPP lebih sepakat agar kursi ketua DPR diberikan pada pemilik kursi terbanyak di DPR,” kata Baidowi saat dihubungi, Sabtu (10/12/2016).

screenshot_2016-12-12-12-14-27_1

PPP sendiri, kata Baidowi, sepakat dengan revisi UU MD3 tapi agar prosedural, usulan tersebut perlu masuk prolegnas 2017.

“Secara konten, revisi tidak sekadar dimaksudkan untuk menambah kuota pimpinan saja, tapi juga perlu dirumuskan kembali mengenai komposisi pimpinan DPR,” ucapnya.

Idealnya, lanjut dia, ketua DPR dijabat partai pemenang Pemilu, yang memiliki kursi terbanyak di parlemen seperti yang diterapkan pada DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

“Aturan itu menjadi mutatis mutandis. seperti yang diterapkan pada pemilu 2009 bahwa paket pimpinan DPR diberikan kepada 5 parpol pemilik kursi terbanyak sesuai urutan. Sementara UU MD3 yang sekarang terkait pimpinan DPR itu lahir dalam situasi dan konstalasi politik sesuai Pilpres 2014 dan sempat memanaskan kondisi politik tanah air. Saat ini, konstelasi politik tersebut sudah tidak relevan lagi maka kami setuju dengan revisi UU MD3,” tandasnya.

Diketahui, hasil Pemilu 2014 lalu, PDI Perjuangan menjadi partai pemenang pemilu dengan raihan suara sebanyak 23.681.471 atau 18,95 persen. Sementara untuk jumlah kursi di DPR, partai moncong putih itu mendapatkan 109 kursi.

Berikut hasil perolehan kursi DPR RI tiap parpol:

1. PDI Perjuangan 109 kursi dari 23.681.471 (18,95%) suara;
2. Golkar 91 kursi dari 18.432.312 (14,75%) suara;
3. Gerindra 73 kursi 14.760.371 (11,81%) suara;
4. Demokrat 61 kursi 12.728.913 (10,19%) suara;
5. Partai Amanat Nasional 49 kursi dari 9.481.621 (7,59%) suara;
6. Partai Kebangkitan Bangsa 47 kursi dari 11.298.957 (9,04%) suara;
7. Partai Keadilan Sejahtera 40 kursi dari 8.480.204 (6,79%) suara;
8. Partai Persatuan Pembangunan 39 kursi dari 8.157.488 (6,53%) suara;
9. NasDem 35 kursi dari 8.402.812 (6,72%) suara;
10. Hanura 16 kursi dari 6.579.498 (5,26%) suara.(TPS/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here