Istimewakan Anak Lampung, Pabrik Gula Tak Perhatikan Anak Dumai

0
1223

Dumai, SuaraTrust.com – Pabrik gula PT SMIP pilih kasih mengenai tenaga kerja dari anak Dumai, sebelumnya ada 187 yang dirumahkan yang telah bekerja hampir tiga bulan, namun ada sekitar 25 tidak dipekerjakan kembali dengan alasan yang kurang jelas.

Beda dengan anak lampung yang bekerja dipabrik gula sebanyak dua puluh orang dengan posisi supervesor, yang diduga bukan tenaga ahli yang dibidangnya.

Tengku Sayed Hasrian, pekerja pabrik gula yang tidak dipekerjakan kembali mengatakan pekerja yang berasal dari lampung tidak lah sebagai tenaga ahli, namun pihak perusahan PT SMIP meletakan posisi penting di pabrik gula.

” kami menilai masih banyak yang ahli dari pada pekerja dari lampung, namun pihak PT SMIP sepertinya tidak sesuai dengan ahlinya yang tidak mengetahui mesin, dan mereka dari lampung juga masih mempelajari ” ujar nya

H Danil, Panglima Laskar Melayu Bersatu (LMB) berkomentar mengenai tenaga kerja anak Dumai yang tidak dipekerjakan lagi.

” Dengan saya menyikapi perusahaan pabrik gula ini, saya tidak senang, harus respon cepat, seperti saya ketemu dengan disnaker beberapa waktu yang lalu, kalau disnaker tidak merespon dengan tegas, kita bangun tenda, kami akan blokir perusahaan tersebut ” ungkapnya

Lanjutnya ” alasan nya jelas bahwa perbandingan dengan pekerja asal dari lampung sangat berbeda dengan pekerja asal Dumai dan dengan semena nya membuang dua puluh lima pekerja asal Kota Dumai, Riau” tegas Panglima Haji Danil di kantor Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai, Riau, jalan Patimura, Dumai, Riau.

Terpisah, konfirmasi awak media kepada HRD pabrik gula PT SMIP Riza melalui via seluler mengatakan saya sibuk belum bisa memberikan keterangan, lain waktu saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here