Jangan Sampai Rumah Sudah Siap Palu Masih Berbunyi

0
299

Pekan Baru, SuaraTrust.com – Musda IV LAMR kota Dumai sudah selesai dilaksanakan pada hari sabtu (14/10) dengan hasil musyawarah/ Mufakat tujuh LAMR kawasan, LAMR kota Dumai serta LAMR Provinsi Riau, kamis (19/10).

Namun dengan adanya pihak yang tidak menerima hasil yang sudah diplenokan pimpinan sidang membuat LAMR Provinsi Riau angkat bicara.

Datuk Sri Syahril Abu Bakar, ketua DPH LAMR Provinsi Riau mengatakan menyangkut Musda IV kota Dumai yang baru digelar, LAMR Provinsi Riau sebagai peneraju utama dan sebagai penanggung jawab tertinggi kelembagaan adat melayu Riau menyatakan musda tersebut sudah sesuai dengan alur dan patut tidak ada melanggar ADRT dan peraturan tata tertib musda.

” sesuai kesepakatan dengan surat mandat yang dipegang pemangku adat LAMR kecamatan, LAMR kota, termasuk LAMR provinsi, peserta utusan yang dipimpin oleh pimpinan musda yang sudah dilakukan permusyawarahan sehingga mendapat kata kesepakatan, baik program kerja, laporan pertanggungjawaban serta terpilihnya pengurus/ pemangku adat, ketua dewan kehormatan adat serta ketua dewan pimpinan harian yang sudah diketuk palu oleh pimpinan sidang ” ujarnya

Dikatakanya lagi ” kalau ada pihak yang keberatan hasil musda, bagi LAMR Provinsi itu sah sah saja, yang kecewa dan juga diduga ada mengatakan berpihak, LAMR Provinsi pasti berpihak dalam rangka menyalamatkan bahtera organisasi dan tanggung jawab akhirnya ada diprovinsi ” ungkap Datuk Sri Syahril Abu Bakar

Dimana mana kita mengadakan musda didaerah, LAMR Provinsi adalah peserta penuh dan salah satu unsur pimpinan sidang, itu sudah berlaku dari zaman dahulu dan mohon maaf dimana mana musda ika ika kabupaten/kota adalah sebagai peserta peninjau bukan peserta utusan.

” beredarnya humor musda tidak sah itu perkerjaan yang mubazir,  karena LAMR Povinsi Riau tidak merobah sikap dan akan mengeluarkan SK menyangkut pengurus setelah formatur yang dipimpin oleh ketua DPH terpilih untuk menyerahkan ke provinsi dan kami akan menerbitkan SK pengurus LAMR Dumai dengan masa hikmat 2017-2022, bila mana ada orang yang tidak puas hasil ini, itu hal yang sering terjadi, rumah siap palu pun masih berbunyi ” kata Datuk Syahril Abu Bakar

Mari kita solit rapatkan barisan, karena ada orang orang yang terpilih saat itu tapi mengundurkan diri, dan kita akan hormati, apabila ada juga gerakan gerakan ini orang yang tak mengerti adat istiadat melayu atau berorganisasi  adat melayu.

” kami dari LAMR Provinsi hari ini menyatakan  bahwasan nya LAMR kota Dumai sudah terpilih sesuai demokrasi ” tutup Datuk Sri Syahril Abu Bakar

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here