Kejam! Umat Kristen di YKAB Memaksa Muslim Hafal Bibel, Mata Mereka Dibalsem

0
574

SuaraTrust.com – Fansyah mengungkapkan kepada wartawan, sebenarnya hatinya tidak terima diperlakukan seperti itu tetapi kalau orang tua saya datang saya ceritakan kepada orang tua saya, setelah orang tua saya pulang saya dipukuli. “Katanya.

Sambung Fansyah, hati saya menangis banyak disana yang tersiksa, yang gangguan jiwa disuruh kerja angkat pasir,  angkat tanah kalau gak mau dipukul kayak binatanglah pokoknya,katanya. Akmal (15) yang baru 2 minggu direhabilitasi yayasan Rehabilitasi Kasih Anugrah juga mengungkapkan perbuatan pihak pengelola yayasan kepada wartawan.

Akmal mengatakan kalau dirinya dan teman-teman yang direhab diperlakukan sangat kejam, tak ubahanya kayak binatang kami di perlakukan, ada yang di balsem matanya,  kakinya ditusuk pakai besi, dan kami harus mengikuti peribadatan orang itu, kalau gak mau ngikuti dipukuli pakai sapu rotan.

Akmal juga mengatakan senang bisa bebas dari tempat rehabilitasi karena disana lebih dari penjara.Orang tua Akmal sangat menyayangkan kejadian ini ” kami aja tak pernah memukuli anak kami,  maksud kami memasukkan anak kami ketempat rehabilitasi agar dapat pembinaan malah sebaliknya,” ujarnya.

Terpisah Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu SIk M.Si saat dikonfirmasi wartawan terkait penyiksaan yang dilakukan yayasan Rehabilitasi Kasih Anugrah mengatakan setelah kami ke panti rehab kemarin kami menangkap 4 orang dan minta keterangan dari mereka, pengembangan dari 4 orang tersebut kami langsung melakukan penangkapan kepada pemilik panti rehabilitasi dan mereka dikenakan pasal 351 dan 170 KUHP ancaman hukuman selama 7 tahun. “ Tegas Kapolres.(umatuna.com/St)

Sumber Metrolangkatbinjai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here