Kepala Dinas Ditangkap, Kantor Dinas Penanaman Modal Kota Bandung Tutup

0
441
Pintu masuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung tertutup, Senin (30/1/2017). Pelayanan perizinan terhenti pasca operasi tangkap tangan terhadap Kepala Dinas PMPTSP Dandan Riza Wardana.

BANDUNG, SuaraTrust.com – Aktivitas pelayanan perizinan di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung terhenti pasca-operasi tangkap tangan Kepala DPMPTSP Dandan Riza Wardana.

Berdasarkan pantauan, Senin (30/1/2017) siang, akses utama kantor tertutup rapat. Bahkan sejumlah pintu ruangan masih dilingkari garis polisi berwarna kuning. Para pegawai pun tak bisa masuk kantor. Mereka menghabiskan waktu mengobrol di pelataran kantor.

Sejumlah aparat kepolisian dan sekuriti masih terlihat berjaga di sekitar gedung. Masyarakat yang sudah datang sejak pagi hari kecewa. Hingga kini belum ada kepastian kapan pelayanan akan kembali dibuka.

Bistok Panjaitan (70), salah seorang warga mengaku tak mendapat pemberitahuan bahwa pelayanan perizinan terhenti. Bahkan, dia tak mengetahui bahwa ada operasi tangkap tangan.

“Biasanya pukul 08.00 WIB sudah buka, tapi sekarang masih tutup,” ucap Bistok saat ditemui di depan Kantor Dinas PMPTSP, Jalan Cianjur No 34, Kota Bandung, Senin (30/1/2017).

Pintu masuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung tertutup, Senin (30/1/2017). Pelayanan perizinan terhenti pasca operasi tangkap tangan terhadap Kepala Dinas PMPTSP Dandan Riza Wardana.
Pintu masuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung tertutup, Senin (30/1/2017). Pelayanan perizinan terhenti pasca operasi tangkap tangan terhadap Kepala Dinas PMPTSP Dandan Riza Wardana.

Bistok yang tinggal di kawasan Bandung Timur kecewa lantaran dia sudah menghabiskan waktu dan tenaga untuk melengkapi persyaratan tanda daftar perusahaan (TDP).

“Saya dari Cibiru sengaja pagi-pagi kesini biar cepet. Eh tahunya masih tutup. Harusnya ada pengumuman jangan kaya gini enggak ada kepastian,” kata warga Cibiru itu.

Keluhan senada juga diungkapkan Andri Premana, warga Kiaracondong, Bandung. Andi yang berniat mengurus izin mendirikan bangunan (IMB) terpaksa pulang tanpa hasil.

“Mungkin besok lagi saja ke sini. Masih ada urusan lain soalnya,” ungkapnya. (kmp/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here