Ketua Pagayuban Sosial Masyarakat Tionghua Indonesia ( PSMTI ) Dumai Mengajak Warga Tiongha Merayakan Tahun Baru Imlek Secara Sederhana

0
815

Dumai, SuaraTrust.com – Warga Tionghua kota Dumai  sudah mulai persiapan hari Tahun Baru Imlek dengan tradisi memasang lampu Lampion di sepanjang ruko yang berada dijalan Sukajadi.

Menurut penanggalan tionghua, tahun baru Imlek 2568 menandai dimulainya tahun ayam. Kalender tionghua adalah penanggalan yang menggunakan baik perputaran matahari dan perputaran bulan (lunisolar). Bila dihitung berdasarkan kalender masehi, tahun baru imlek selalu jatuh di antara bulan Januari dan Februari. Tahun ini perayaan tahun baru Imlek jatuh pada pada hari Sabtu, 28 Januari 2017.

 

imlek_ayamTahun baru Imlek biasanya dirayakan dengan makan malam bersama dengan keluarga, aktivitas membersihkan rumah untuk menyapu bersih “kemalangan” tahun lalu dan menyambut “nasib baik” di tahun yang baru. Selain itu perayaan Imlek tidak lepas dengan pemberian angpao atau amplop merah. Angpao biasanya diberikan oleh yang sudah menikah kepada yang masih belum menikah.

Di Indonesia, tahun baru Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan Keppres No 19/2002 dan mulai dirayakan sebagai hari libur nasional sejak tahun 2003. Selain di Indonesia, tahun baru Imlek juga merupakan hari libur nasional di Brunei, Filipina, Korea, Malaysia, Mauritius, Singapura, Tiongkok, Thailand dan Vietnam.

Saat konfirmasi Ketua PSMTI Kota Dumai  Aban kepada Media SuataTrust.com  mengatakan Tahun Baru Imlek ini akan mengadakan acara di klenteng yang berada di Kelakap dengan mengundang Artis Tiongha luar kota dan mengundang seluruh Tokoh masyarakat dan pemuda yang ada dikota Dumai untuk menjalin hubungan kekeluargaan yang harmonis.

“Saya menghimbau/mengajak warga Tiongha yang berada di kota Dumai untuk merayakan Tahun Baru Imlek secara sederhana.”ujar Aban

SuaraTrust.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here