KPAI NTT Jamin Penanganan Trauma Anak Siswa SD Korban Penyerangan

0
274
Foto: Kondisi anak-anak SD Negeri Sabu Barat NTT Korban Penyerangan Brutal (Dok Istimewa)

 

Jakarta, SuaraTrust.com – Selain menimbulkan luka fisik, peristiwa penyerangan berpisau di SD Negeri 1 Sabu Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) juga menimbulkan trauma psikis. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) NTT menjamin penanganan penghilangan trauma ini.

“Keberadaan KPAI di sini untuk menjamin anak-anak agar rasa traumanya hilang. Pasti ini traumanya sangat tinggi,” kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) NTT, Yerim Yos Fallo, kepada wartawan, Selasa (13/12/2016).

Foto: Kondisi anak-anak SD Negeri Sabu Barat NTT Korban Penyerangan Brutal (Dok Istimewa)
Foto: Kondisi anak-anak SD Negeri Sabu Barat NTT Korban Penyerangan Brutal (Dok Istimewa)

KPAI mengecam keras penyerangan tadi itu. Disebutkannya, kejadian pada pagi hari tadi itu adalah peristiwa penyerangan sekolah anak-anak yang pertama kali terjadi di Indonesia.

“Kami mengutuk keras. Ini tragedi kemanusiaan. Ini persoalan serius. Anak-anak adalah masa depan bangsa dan negara,” kata Yerim.

Maka KPAID NTT berkoordinasi dengan KPAI Pusat untuk menanganan pascatrauma ketujuh anak itu dan semua anak-anak di sekolah itu pada umumnya.

“KPAI ada metode-metode trauma healing (penyembuhan trauma). Kami akan koordinasi dengan KPAI pusat,” kata Yerim.

Ada tujuh siswa-siswi SD negeri 1 Sabu Barat yang menjadi korban luka-luka penyerangan itu. Pelaku sendiri sudah tewas kena aksi massa setempat. (DN/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here