Mangrove Senepis dijadikan Arang Untuk Di Exspor Keluar Negeri

0
1429

Dumai, SuaraTrust.com – Mangrove yang berada disenepis kota dumai kelurahan batu teritip habis dibabat untuk dijadikan arang oleh pengusaha dapur arang yang berada di kuala sungai senepis, senin (15/10).

Dari pantauan awak media dilokasi ada banyak tumpukan kayu bakau /mangrove yang sudah ditebang bertumpuk didepan tiga dapur arang dikuala sungai senepis.

Kayu bakau /mangrove adalah sejenis tanaman yang dilindungi menurut  penataan ruuang UU No. 24 tahun 1992

Ketentuan pidana yang tercantum dalam UU No. 41/1999 Pasal 78 ayat (1) sampai
dengan ayat (15) dengan ancaman pidana penjara paling lama berkisar antara 3 sampai dengan 10 tahun dan denda paling banyak berkisar antara Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta) sampai dengan Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah).
Ketentuan pidana yang tercantum dalam UU No.27/2007 BAB XVII Pasal 73 ayat
(1) huruf b, menyebutkan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) bagi setiap orang yang
dengan sengaja : (b) menggunakan cara dan metode yang merusak Ekosistem mangrove, melakukan konversi ekosistem mangrove, menebang mangrove untuk kegiatan industri dan permukiman, dan/atau kegiatan lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ditentukan.
Informasi dari masyarakat  yang dirangkum awak media yang namanya tidak mau dipublikasikan demi keamanannya mengatakan arang mangrove ini sudah lama beroperasi dan belum tersentuh hukum.
” arang dari mangrove ini diexspor kemalaysia dan sekali dibawa menggunakan ponton besar ” katanya masyarakat yang namanya tidak mau dipublikasikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here