Masyarakat Minta Pertamina UP II Dumai Buka Kembali Cagar Budaya Situs Putri Tujuh

0
1572

Dumai, SuaraTrust.com – Masyarakat kota Dumai serta pemuda akan senantiasa menggemingkan kepada pihak Pertamina up II Dumai untuk situs putri tujuh yang berada dalam kilang dibuka untuk masyarakat umum, sabtu (11/11).

Situs putri tujuh adalah suatu lagenda sejarah kota Dumai yang semakin lama cerita nya sudah menghilang karena kurangnya publikasi cerita sejarahnya.

Semenjak ditutupnya situs putri tujuh oleh pihak pertamina, masyarakat Dumai sama sekali tidak dapat berziarah di situs putri tujuh, hampir mayoritas masyarakat belum pernah melihat situs putri tujuh yang berada didalam kilang.

Beberapa bulan yang lalu awak media SuaraTrust.com pernah meminta pandangan kepada anggota DPRD kota Dumai, tokoh masyarakat, dinas pariwisata, tokoh pemuda, mengenai keinginan masyarakat untuk situs putri tujuh di buka untuk umum, hampir semua Mendukung untuk dicarikan solusinya duduk bersama pihak pertamina up II Dumai.

Agus Tera, ketua harian DPD KNPI kota Dumai juga sudah mengirim surat permohonan untuk situs putri tujuh dibuka untuk masyarakat umum kepada pihak pertamina, namun sampai saat ini belum dibalas dan keterangan dari pihak pertamina Niko ketika dikonfirmasi awak media SuaraTrust.com beberapa bulan yang lalu melalui via seluler mengatakan masih dibahas di internal.

” kita sangat berharap kepada Pertamina up II Dumai untuk mendiskusikan tentang situs putri tujuh dengan pemerintah Dumai, DPRD , Lembaga Adat Melayu, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Mahasiswa ” ujarnya

UUD Republik Indonesia No 11 Tahun 2010  tentang Cagar Budaya Bab 1 pasal 1. Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat
dan/atau di air yang perlu dilestarikan
keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here