Mati Kafir, Gadis 17 Tahun Ini Bunuh Dirinya Sendiri

0
985

Inhil, SuaraTrust.com – Menurut ajaran Agama Islam sudah jelas bahwa bunuh diri sama halnya dengan membunuh diri sendiri secara tidak langsung. Baik itu, gantung diri, maupun tindakan bunuh diri lainnya.

Hal serupa telah dialami oleh Gadis berinisial, Lis (17) nekad mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan lehernya menggunakan Sehelai Kain Sarung, terjadi pada Minggu (29/01/17) sekira Pukul 10.00 wib.

“Korban bunuh diri di rumah orang tuanya, Jalan Lintas Tembilahan Desa Rambaian, GAS, Inhil,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kapolsek Gaung Anak Serka (GAS) AKP Dwi Wanto. Senin (30/01/17).

Menurut keterangan pihak Kepolisian setempat, awal kejadian itu ketika Pagi pukul 09.20 wib, ibu korban bernama Rohani pergi mencuci pakaian di Parit yang ada didepan rumahnya. Sedangkan korban tinggal sendiri di rumah.

“Menjelang 40 menit kemudian, tepat pukul 10 wib, ibu korban kembali kerumah dan ia lalu melihat pintu depan serta belakang rumah sudah keadaan terkunci dari dalam,” jelas Dwi.

Kemudian, dia (Ibunya) kembali memanggil-manggil Lis, namun tak kunjung dapat jawaban dari korban Lis. Hati Rohani merasa risau dan heran, Door berbunyi dobrakan pintu dari belakang rumah. Ternyata, Ibunya memutuskan untuk mendobrak, setelah dilihat Rohani memandang pemandangan yang sangat memilukan sekali.

“Dimana, anaknya Lis sudah tergantung dengan cara mengikatkan kain panjang pada broti atap dapur rumahnya,” ulasnya.

Ibu korban lantas panik dan histeris melihat kondisi Lis yang sudah diatas tali Broti. Sontak saja, ia langsung berteriak meminta tolong sambil menanggis menghampiri anak gadis tercintanya.

“Tidak berlangsung lama, tetangganya bernama Yuli datang dan mereka berdua mencoba menolong Lis dengan keadaan lemas,” ceritanya.

Sedangkan, menurut Tim Medis dari Pustu Desa Rambaian dan Puskesmas Sungai Iliran, Yuni menjelaskan, tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban. Tapi pada pada kemaluan korban ditemukan keluar air seni.

“Pada leher ditemukan lebam biru bekas jeratan kain,” kata Tim Medis.

Dugaan sementara, Lis meninggal karena putus cinta, informasi itu didapat oleh salah seorang Aktivitis di Tembilahan bernama Sultan Hasanuddin. Untuk keterangan pihak keluarga, mereka tidak mengetahui penyebab Iis nekat mengakhiri hidupnya.

 

Pantauriau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here