Merasa Suku Batak Dihina Dan Dimaki, Adik Sepupu Bupati Bengkalis Dipolisikan

0
707

Bengkalis, SuaraTrust.com –  Ir. Ganda Mora mendesak kepolisian di Polda Riau segera memproses kasus penghinaan dan caci maki terhadap suku Batak lewat akun facebook yang diduga dilakukan Franky yang merupakan adik sepupu Bupati Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis Riau, Amril Mukminin.

Ir Ganda Mora bersama tokoh pemuka suku Batak lainnya di Pekanbaru-Riau melaporkan adik sepupu Bupati Bengkalis itu kepolisi karena dianggap telah menghina suku Batak.Pernyataan penghinaan itu ditulis Franky (adik sepupu Bupati, Amril) dalam akun facebook miliknya sendiri dan dikomentari keras oleh paranetizen.

” KemarinKamis (24/08/2017), kasusnya sudah mulai ditangani Polda Riau dibagian Ditreskrimsus, terkait UU ITE. Karena menyebutkan menghina dan atau mencacimaki suku Batak.Yang kami koordinasi dan laporkan itu, tentang unsursaranya,” ujar Ganda kepada harianberantas, Jumat (25/08/2017).

Kasusnya sudah ditangani pihak Polda Riau mulai dari kemaren (24/09). Kita sekarang ini, tinggal menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan Polisi, karena kita sebagai orang Batak tanpa terkecuali telah dihina dan dimaki, lanjut Ir. Ganda yang juga perintas sekaligus KetuaUmum LSM Independen Pembawa Suara Pembrantas Korupsi, Kolusi, Krimanal Ekonomi Republik Indonesia (IPSPK3-RI) itu.

Menurutnya, unggahan (upload) kata-kata pada media sosial Facebook yang di-posting oleh terlapor, mengandung unsur dugaan penghinaan harkat, martabat, dan harga diri suku Batak.

Tim kita dari suku Batak laporkan kerugian moril yang dialami Suku Batak, karena merasa dimaki dan dihina, serta harga diri menjadi tercemar. Dasar kita melaporkan sebagai orang Batak yang merasa terhina dengan hinaan yang dilakukan pelaku.

” Harapan saya, dengan adanya laporan itu kemaren, tidak ada lagi kejadian seperti ini. Sangat tidak etis dan sudah melanggar hukum apabila suatu sukudihina dandimakiseperti itu. Apalagi seperti yang dilaporkan kemarenitukePoldaterkait dugaan adanya penghinaan terhadap suku Batak dalam akun medsos itu,” tegasnya.

Adik sepupu Bupati Bengkalis itu di laporkan kepolisi, karena dianggap seenak dan sesuka hatinya memaki suku Batak pada umumnya, dan pantas diberi pelajaran dengan ancaman hukuman yang cukup berat.”Ancaman penjara 6 tahun atas penghinaan tentang SARA melalui elektronik,” tandas Ir. Ganda.
Baru-baru ini saja, ditengah jalannya aksi damai masyarakat Kabupaten Bengkalis yang mengatas namakan “Gerak” pada Senin (21/07/2017) di Kantor Bupati Bengkalis, Mapolres, Kejari dan terakhir di depan gedung kantor DPRD Bengkalis, tiba-tiba saja Franky yang dinilai jadi phalwan kesiangan harian itu menghampir iawak media ini mengatakan, “Saya ini adiknya pak Riki Ketua Pemuda Pancasila di Kabupaten Bengkalis ini. Saya ini adiknya Bupati…..!!! Saya baca berita di Media HarianBerantas itu, macam ada saja masalah keluarga kami sama Bapak.
Tolong kalau ada masalah keluarga kami, duluan hubungi saya, baru diberitakan.Saya ini (Franky) sudah sering masuk keluar dari dalam penjara.ucapnya Franky mengancam.
Awak media HarianBerantas yang sudah jauh hari wanti-wanti karena sebelumnya ada informasi santer kalau awak media ini akan di cari Riki atau ketua cabang PP itu, tak mau terpancing emosi, dengan santai menjawab, “Dek Frenky, tak usah bicarakan sama saya kalau anda itu sudah banyak kali keluar masuk penjara. Anda sudah biasa keluar masuk penjara itu kalau memang itu benar, mungkin karena perilaku anda kurang bagus.Anda harus meniru dan atau contoh orang yang orasi hari ini.Mereka ini semuanya (masyarakat-red) sopan santun dan ber-etika kalau bicara dan menyapa orang.Makanya saya bilang, anda itu bukan levelnya saya, dan jangan pancing kami buat marah.Tanyakan dulu samaa bangnya kau itu Riki atau sama Bupati, jawab HarianBerantas yang sedikit curiga ketika keluarga sang Bupati Bengkalis itu meminta untuk berphoto bersama dengan Redaksi HarianBerantas silih berganti.
Sementara, Bupati Amril Mukminin yang berhasil dihubungi HarianBerantas melalui adik kandungnya Riki Rihar diselaku Kabag Umum Setda Bengkalis, dan juga sebagai Ketua DPC Pemuda Pancasila (PP) di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis itu, membenarkan, “Ya benar Bang. Fraky itu adik sepupu kami.Masalah tulisan dia itu di akun facebook memang benar dia yang buat.Tapi, masalahnya sudah lama terjadi di tahun 2016 yang lalu.Makanya tadi malam (24/08), dia (Franky) sudah menyampaikan permohonan maaf dia kesemua suku atau pengurus sukuBatak yang ada di Duri-Pinggir.Tulisan dia itu di akun facebook-nya, memang bukan disengaja.Hanya saja dia bergurau sama kawan dia orang suku kita Batak juga, ujar Riki. Kamis (24/08/2017) siang kemaren.
Menyikapi kejadian penghinaan lewat unggahan (upload) kata-kata pada media sosial Facebook yang di-posting oleh terlapor (Franky) tersebut, rekan sukuBatak yang tergabung pada lembaga elemen penggiat anti korupsi LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK) tingkat DPP, berjanji terus melakukan pengawalan proses hukum yang diambil pihak Kepolisian terhadap kejadian penghinaan terhadap suku yang dinilai melapaui batasitu. tutup JK Sihombing. (Yana/Udin/Berantas/***).
Group  JOIN  Riau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here