Minta Keadilan,,,10 Hari Sudah Masyarakat Koto Aman Tidur Bawah Jembatan Pekan Baru

0
344

Pekan Baru (SuaraTrust.com) – Masyarakat koto Aman kecamatan Tapung Hilir kabupaten Kampar sudah sepuluh hari tidur dibawah jembatan jalan layang Sudirman berdemo untuk meminta keadilan, Kamis (14/03/2019).

Sudah sepuluh hari masyarakat koto aman Tapung hilir berdemo dikantor Gubernur untuk meminta kepada PEMPROV Riau untuk membantu menyelesaikan tanah adat Ulayat yang ditanami sawit seluas 1500 HA oleh pihak PT Sebal.

Lahan 1500 ha tanah ulayat sudah dikelola bertahun tahun oleh masyarakat koto aman kecamatan Tapung hilir kabupaten Kampar namun belakangan PT Sebal menduduki untuk ditanam sawit.

Dari pantauan awak media masyarakat koto aman beserta anak anaknya malam tidur dan makan dikolong jembatan layang yang berada dijalan sudirman dengan alas seadanya.

Anton kordinator umum masyarakat koto aman ketika diwawancarai awak media mengatakan kami masyarakat koto aman meminta peran Gubernur dan wakil Gubernur Riau untuk membantu lahan masyarakat koto aman yang diambil oleh PT Sebal untuk penanaman sawit diganti rugi dan diukur ulang.

” Kita sudah berjumpa dengan Gubernur dan wakil Gubernur Riau dan PEMROV Riau akan coba mediasikan PT Sebal dengan masyarakat koto aman ” ungkapnya

Anton juga menyampaikan kami tidak akan  pulang ke Tapung hilir dan akan bertahan di kolong jembatan ini sampai tuntutan kami diselesaikan dan sangat berharap kepada PEMPROV Riau dan anggota DPRD Provinsi Riau untuk memperjuangkan hak hak masyarakat kecil Tapung hilir dari pengusaha pengusaha PT Sebal.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here