Pelayanan Petugas di Pelabuhan Tanjung Kapal-Rupat Terkesan Amburadul

0
555
Fhoto: Antrian Pembelian Tiket Di Pelabuhan Tanjung Kapal Rupat (Erwin Fernando Nababan)

RUPAT, SuaraTrust.com – Layanan para petugas di pelabuhan Tanjung Kapal – kecamatan Rupat kabupaten Bengkalis terkesan amburadul.

Hal tersebut terpantau awak media pada Ahad malam (25/12). Yang mana para petugas pelabuhan yang notabanenya berada dinaungan Dishubkominfo Bengkalis tersebut terkesan cuek dan tidak baik dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat yang hendak menyebrang keluar masuk pulau Rupat.

Diantaranya seperti petugas yang mengatur arus lalu lintas antrian tidak berada di tempat sehingga kondisi antrian kendaraan jadi amburadul, saling ingin mendahului. Selain itu, pelayanan pembelian tiket kapal roro penyebarangannya pun membingungkan masyarakat. Harus beli tiket masuk terlebih dahulu baru dapat membeli tiket kapal roronya. Itu pun di tempat pelayanannya berbeda.

Fhoto: Antrian Pembelian Tiket Di Pelabuhan Tanjung Kapal Rupat (Erwin Fernando Nababan)
Fhoto: Antrian Pembelian Tiket Di Pelabuhan Tanjung Kapal Rupat (Erwin Fernando Nababan)

Terkait kondisi tersebut, beberapa team pembalap yang saat itu sengaja ikut perlombaan di motorcross Beach Rupat 2016 merasa kecewa dengan pelayanan para petugas di pelabuhan Tanjung Kapal kecamatan Rupat.

Diantaranya seperti, Joko Pramono Team pembalap dari Purba Racing Team merasa kesal dan kecewa dengan lambat serta bertele-telenya pelayanan para petugas yang ada di pelabuban tersebut.

“Jika begini terus pelayanan para petugas pelabuhan, ya..nggak lagi lah ikut main di Rupat ini. Habis waktu untuk mau nyeberang aja. Seharusnya pimpinan pihak instansi terkait bertindak tegas terhadap para petugas yang terkesan asalan ini. Bagaiman mau maju untuk memperkenalkan daerah-daerah wisata di Rupat ini jika berbagai akses menuju wisata Rupat sangat sulit dan lambat, “cetus Joko Pramono dengan kesal saat di temui awak media (25/12).

“Kita akui keindahan pantai di Rupat ini tidak kalah menariknya dengan pantai-pantai yang ada di daerah lainya, namun bagaimana masyarakat luar daerah mau berwisata ke pantai-pantai yang ada di Rupat ini jika akses penyebrangan kapal roro dan akses infrastruktur jalan menuju tempat wisata Pantainya tidak bagus kondisinya. Rusak dan berlubang, dan pelayanan penyeberangannya pun terkesan lambat dan juga terkesan amburadul, “tutup Joko Pramono. (SRC/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here