Pembobol Mini Market Ditengah Pandemi Covid-19 Dibekuk Polisi

0
2075

Jakarta Timur, Suara trust.com

Polres Metro Jakarta Timur rilis pengukapan keberhasilan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur dalam penangkapan pelaku pembobol mini market di Pondok Bambu, Jakarta Timur, dan pelaku tawuran antar remaja di Ciracas, Jakarta Timur.

Dalam jumpa pers kepada awak media, Sabtu (19/02), di Aula lantai 2 Polres Metro Jakarta Timur Kabid Humas PMJ (Polda Metro Jaya) Kombes Pol Yusri Yunus bersama Dirreskrimum PMJ Kombes Suyudi Aryo Seto dan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian R,Sik, menjelaskan secara rinci kronologis pengungkapan dan keberhasilan petugas Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur dalam kasus tersebut.

Moment PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar) di Jakarta, di manfaatkan oknum – oknum tak bertanggung jawab untuk melaksanakan aksi – aksi kejahatan, dimana aparat keamanan dan masyarakat sedang sibuk menangani masalah kemanusia Covid -19.

Hal ini seperti yang terjadi di Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur pada tanggal (16/04) pagi yang lalu, pelaku pembobol mini market, petugas berhasil menangkap 3 orang pelaku dari 4 orang yang salah satunya tewas tertembak dan 1 masih DPO.

“Dengan kesiapsiagaan anggota Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur dan patroli rutin melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi sedang dalam pandemi virus corona seperti sekarang ini, kami sudah melakukan upaya pemetaan terhadap jaringan – jaringan kelompok ras di wilayah Jakarta,” ungkap Kombes Pol Yusri Yunus.

Ditempat yang sama, Dirreskrimum PMJ Kombes Pol Suyudi Aryo Setu menjelaskan prihal penangkapan 4 (empat) remaja pada tanggal (17/04) yang lalu akan tawuran dengan menggunakan berbagai jenis senjata tajam di Ciracas, Jakarta Timur dan berhasil di gagal anggota tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur.

“Mereka rata – rata masih di bawah umur bersetatus pelajar dan akan tawuran dengan membawa berbagai jenis senjata tajam seperti sosor bebek (sorbek) dan clurit,” kata Kombes Pol Suyudi.

Remaja yang akan tawuran ini modusnya dengan menantang musuhnya dengan menggunakan media sosial dan janjian di suatu tempat.

“Jadi mereka pindah kelompok kelompok masing – masing dengan iseng – iseng katanya coba sampaikan ke IG tetangga-tetangga yang lain kalau berani kita ketemu dimana,” tegas Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian R,Sik. (Red/Is)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here