Pemko Ciderai Pemuda Saat Upacara Sumpah Pemuda

0
323

Dumai, SuaraTrust.com – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai, menyayangkan perlakuan Pemeritah yang di nilai diskriminatif pada saat pelaksanaan Sempena Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung Ahad 28 Oktober 2018, di halaman kantor Walikota.

Momen hari sumpah pemuda yag digelar secara nasional di tanah air merupakan panggung pemuda dalam mengingat momentum pemuda yang hanya berlangsung setahu sekali. Mirisnya pemuda dari KNPI yang jauh hari telah mempersiapkan sejumlah personel serta pelaksana petugas upacara Sumpah Pemuda terjadi perubahan oleh protokol, Ironisnya lagi, tidak sepatah sebutan KNPI semakin membuat kebesaran KNPI tidak dianggap.

 

KNPI menyayangkan, Walikota Dumai selaku pembina upacara tidak menyebutkan keberadaan KNPI Dumai. Hal itu membuat seluruh jajaran KNPI Dumai merasa tidak dianggap, akibatnya semangat pemuda disaat momentum paling berharga bagi pemuda itu mental.

Ketua KNPI Kota Dumai Guspian melalaui Wakil Ketua IV Rahmad menilai Pemko Dumai dinilai diskriminasi terhadap KNPI. Hal itu terbukti dengan tidak ada penyebutan KNPI saat pembina upacara membacakan amanat upacara.

“Kami juga menilai Asisten III Khairil Adli tidak konsisten terhadap hasil rapat yang sudah ditentukan sebelumnya. Kami tidak permasalahkan pelaksanaan sumpah pemuda digelar bersama Raimuna, namun kita minta tolong hargai kami pemuda yang sejauh ini turut partisi ikut dalam pelaksanaan memperingati hari Sumpah pemuda secara Nasional, bahkan KNPI justru tidak disebut sementara Raimuna disebut, ini yang menjadi pertanyaan kami ada apa dengan Pemeritah,”ungkapnya.

Ia memastikan kedepan KNPI akan pengawasi sikap Pemeritah yang di nilai tak netral dalam hal itu.” Selama ini kita mendukung dan berupaya membantu program Pemeritah, salah satunya percepatan perbaikan jalan, namun jika perlakuan Pemeritah seperti ini kepada kami pemuda, kami akan mengawasi kinerja Pemeritah sampai tuntas,” sebutnya melalui konferensi pers.

Ada sebanyak 200 orang pemuda saat itu yang hadir dalam pelaksanaan upacara spontan membubarkan diri dari barisan, hal itu dilakukan para pemuda sebagai tindak spontan yang menyayangkan perlakuan sikap Pemko Dumai yang dinilai tidak adil saat pelaksanaan upacara Sempena Hari Sumpah Pemuda berlangsung.

Sumber : DPD KNPI KOTA DUMAI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here