Pengamat: Polisi Jangan Takuti Publik Soal Kebebasan Beropini

0
201
Postingan akun istagram Divisi Humas Polri.

JAKARTA, SuaraTrust.com – Postingan divisi Humas Polri “Suka Menulis? Awas Tulisan Opini Berujung Jeruji” di Instagram mendapatkan kritik dari masyarakat. Meski postingan tersebut telah dihapus, namun hal ini terlanjur menimbulkan pesan menakuti masyarakat.

Pengamat telekomunikasi, Heru Sutadi menilai cara polri tersebut tidak pas. “Kalimatnya tidak pas, dan bisa ditafsirkan bahwa polri menakut-nakuti orang untuk menulis dan berpendapat,” ujarnya kepada Wartawan, Kamis (9/2).

Postingan akun istagram Divisi Humas Polri.
Postingan akun istagram Divisi Humas Polri.

Padahal, kata dia, berpendapat dijamin hak asasinya di dalam Undang Undang Dasar (UUD) 1945, selama tidak melanggar aturan lain. Ia menilai seharusnya Polri harusnya ikut berkampanye agar pengguna media sosial di Indonesia saat ini lebih cerdas, tanpa harus terkesan menakut-nakuti.

“Misalnya, pikir dua kali sebelum klik send postingan anda. Bisa menggunakan kartun atau hal-hal yang tak terlalu mengancam, tapi mengena,”  ujar dosen Universitas Multimedia Nusantara ini.

Beberapa saat setelah di unggah melalui akun instagram @divisihumaspolri, postingan tersebut telah mendapatkan 1.000 lebih komentar sebelum akhirnya ditutup. Adapun tulisan yang diduga menimbulkan banyak penafsiran tersebut berisi ‘Suka menulis? Awas! Tulisan opini berujung jeruji. Berpikir sebelum menulis’. (RPLK/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here