Pertamina RU II Dumai Jangan Bawa TKA, Cukup Insiyur ITB Untuk Tenaga Ahli

0
2056

Dumai (SuaraTrust.com) – Rencana Pertamina RU II Kota Dumai Provinsi Riau  mendatangkan ratusan tenaga kerja asing (TKA) mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat, terutama dari pemuda DPD KNPI Dumai dan ketua forum LPMK Dumai serta lapisan masyarakat, Minggu (19/07/2020).

Pertamina RU II kota Dumai membuka perkerjaan TA pada bulan Oktober 2020 dan akan banyak merekrut tenaga kerja lokal ,namun rencana Pertamina RU II akan mendatangkan tenaga ahli dari tenaga kerja asing (TKA).

Menurut mantan pegawai Pertamina dumai yang sudah pensiun yang namnya tidak mau disebutkan mengatakan, setahu saya semenjak dari tahu 1980 pertamina RU Dumai untuk tenaga ahli hanya cukup memakai dari Insiyur ITB saja.

” Saya cukup tahu perihal untuk tenaga ahli , Pertamina hanya menggunakan tenaga Insiyur ITB saja apalagi katanya hanya pekerjaan pergantian katalis seperti yang disebut manager Humas Pertamina ” ujarnya

Nordin Efendi ketua forum LPMK Kota Dumai juga menyampaikan, kalau memang bisa tenaga ahli dari Insiyur ITB mengapa pula harus membawa tenaga kerja asing (TKA).

” Saya rasa masih banyak Insiyur Insiyur anak Indonesia yang berkompeten untuk kerja sekelas kerja pergantian katalis, kenapa harus pekerja asing ” ungkapnya

Nordin Efendi juga mengatakan, jangan lah masyarakat dibodohkan sehingga harus membawa tenaga ahli dari luar negeri, seolah olah anak Indonesia tidak mempunyai skil ahli, tutupnya

Konfirmasi awak media SuaraTrust.com kepada unit Manager Communication Relations dan CSR Pertamina RU II kota Dumai Brasto Galih Nugroho menjelaskan, alasan melibatkan tenaga kerja asing adalah didasarkan kebutuhan tenaga kerja  ahli (Expert) yang jumlah nya terbatas dengan bidang kerja spesifik seperti tenaga ahli perbaikan reaktor , tenaga ahli pergantian katalis atau change out catalis (COC) atau pun tenaga ahli refractory atau semen panas yang memegang sertifikasi api 396 refractory personel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here