Petani Tiongkok Bawa Bibit Cabai Berbahaya, War

0
348

Bogor, Suaratrust.com – Warga Kecamatan Sukamakmu, Bogor kompak menyisiris lokasi pertanian yang sebelumnya dikelola petani Tiongkok. Mereka mengantisipasi penyebaran bakteri berbahaya.

“Kami bersama beberapa kepala desa sudah ke lokasi, karena takut ada bibit yang dibawa buruh tani lalu ditaman dekat rumah,” ujar Usman (42), mandor tani yang menggarap kebun milik warga Tiongkok itu kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group), Rabu (14/12).

Dia mengaku kaget dengan kabar adanya bakteri Erwinia Chrysanthemi. Meski hal itu masih asing bagi warga Sukamakmur. Sebab, tidak seperti hama ireng atau jenis virus lain. “Makannya kami pastikan tidak ada yang bawa ke rumah,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bogor Siti Nurianty mengatakan, pasca pemusnahan benih asal Tiongkok oleh Badan Karantina Pertanian Indonesia, mereka kembali menyisir lokasi pertanian di Sukamakmur.

“Kami sisir sampai ke rumah warga yang mengatur pasokan bibit, karena khawatir ada yang membawa satu atau dua biji, kemudian ditanam. Makannya, kami sisir lagi untuk memastikan kalau benih asal Tiongkok itu semuanya sudah dimusnahkan,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Siti, pemerintah pusat maupun daerah wajib menyosialisasikan kalau bibit asing itu dilarang ditanam karena mengandung bakteri berbahaya. (Jp/St )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here