Petugas Keamanan Cafe Tewas Ditikam Diduga Karena Tak Bayar PSK

0
432
Pekanbaru, SuaraTrust.com – Seorang petugas keamanan di Cafe Aris yang diketahui bernama Robi (30) tewas ditikam beberapa orang pria. Diduga penyebabnya adalah karena seorang pelanggan yang enggan membayar tarif pelayanan kepada seorang Pekerja Seks Komersil (PSK) di cafe tersebut.

Peristiwa penikaman tersebut terjadi di Cafe Aris Jalan SM Amin Arengka II, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kamis (30/3/2017) sekitar pukul 03.00 WIB. Namun kejadiannya baru diketahui oleh pihak kepolisian sekitar pukul 05.00 WIB.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, korban yang merupakan warga Jalan Dharma Bakti, Kelurahan Labuh Baru Barat tersebut tewas di tempat setelah menerima dua luka tusukan di bagian dada kirinya.

Selain Robi, ternyata beberapa orang pelaku yang masih dalam penyelidikan tersebut juga menikam petugas keamanan yang lain yakni Eri (32).

“Terhadap Eri, pelaku menikamnya di bagian perut sebelah kiri dan bahu mengalami luka gores. Saat ini korban sedang menjalani perawatan. Sedangkan korban tewas di bawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan visum,” ungkapnya Kapolsek Payung Sekaki AKP Benny, Kamis (30/3) pagi.

Sementara itu menurut keterangan saksi VR (25) saat itu pelaku yang sedang minum-minum di cafe tempatnya bekerja mengajak dia untuk melakukan hubungan badan di belakang cafe.

Usai melakukan hubungan badan tersebut, pelaku lalu pergi dan tidak mau membayar uang jasa pelayanan terhadap saksi (VR, red).

“Karena tidak terima, saksi lalu memanggil Edy dan Edy pun memberitahukan hal tersebut kepada Robi bahwa ada tamu yang tidak bayar. Lalu Edy dan Robi pergi mencari keberadaan pelaku tersebut,” jelasnya.

Ketika Edy dan Robi berada di depan cafe, mereka melihat ada sekitar 8 orang yang mengeroyok seorang tamu.

Melihat hal itu, Eri (korban kedua, red) melerai pertengkaran para tamu tersebut. Akan tetapi dia malah ikut dikeroyok oleh para pelaku.

Mengetahui temannya dikeroyok sejumlah orang, Robi pun datang dan membantu Edy untuk melerai. Namun karena merasa terpojok dia pun melarikan diri ke luar cafe, tetapi setibanya di luar Robi malah dikejar oleh 3 orang pelaku yang lalu menusuknya dengan sajam.

“Akibat peristiwa tersebut korban Robi meninggal dunia dan kita sudah mengamankan barbuk berupa sebilah parang, sendal jepit dan potongan kayu,” tutup Kapolsek.(jmc)*** Diduga penyebabnya adalah karena seorang pelanggan yang enggan membayar tarif pelayanan kepada seorang Pekerja Seks Komersil (PSK) di cafe tersebut.

Peristiwa penikaman tersebut terjadi di Cafe Aris Jalan SM Amin Arengka II, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kamis (30/3/2017) sekitar pukul 03.00 WIB. Namun kejadiannya baru diketahui oleh pihak kepolisian sekitar pukul 05.00 WIB.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, korban yang merupakan warga Jalan Dharma Bakti, Kelurahan Labuh Baru Barat tersebut tewas di tempat setelah menerima dua luka tusukan di bagian dada kirinya.

Selain Robi, ternyata beberapa orang pelaku yang masih dalam penyelidikan tersebut juga menikam petugas keamanan yang lain yakni Eri (32).

“Terhadap Eri, pelaku menikamnya di bagian perut sebelah kiri dan bahu mengalami luka gores. Saat ini korban sedang menjalani perawatan. Sedangkan korban tewas di bawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan visum,” ungkapnya Kapolsek Payung Sekaki AKP Benny, Kamis (30/3) pagi.

Sementara itu menurut keterangan saksi VR (25) saat itu pelaku yang sedang minum-minum di cafe tempatnya bekerja mengajak dia untuk melakukan hubungan badan di belakang cafe.

Usai melakukan hubungan badan tersebut, pelaku lalu pergi dan tidak mau membayar uang jasa pelayanan terhadap saksi (VR, red).

“Karena tidak terima, saksi lalu memanggil Edy dan Edy pun memberitahukan hal tersebut kepada Robi bahwa ada tamu yang tidak bayar. Lalu Edy dan Robi pergi mencari keberadaan pelaku tersebut,” jelasnya.

Ketika Edy dan Robi berada di depan cafe, mereka melihat ada sekitar 8 orang yang mengeroyok seorang tamu.

Melihat hal itu, Eri (korban kedua, red) melerai pertengkaran para tamu tersebut. Akan tetapi dia malah ikut dikeroyok oleh para pelaku.

Mengetahui temannya dikeroyok sejumlah orang, Robi pun datang dan membantu Edy untuk melerai. Namun karena merasa terpojok dia pun melarikan diri ke luar cafe, tetapi setibanya di luar Robi malah dikejar oleh 3 orang pelaku yang lalu menusuknya .

“Akibat peristiwa tersebut korban Robi meninggal dunia dan kita sudah mengamankan barbuk berupa sebilah parang, sendal jepit dan potongan kayu,” tutup Kapolsek.(jmc)

Realitaonline

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here