Posko Banser Dumai ditutup Terkait Pembakaran Bendera Tauhid

0
328

Dumai, SuaraTrust.com – Terkait dengan berita pembakaran bendera tauhid oleh salah seorang oknum Banser saat merayakan hari ulang tahun santri, pada Senin (22/10/2018) di Limbangan ternyata berbuntut panjang.

Peristiwa pembakaran Bendera Tauhid sempat menghebohkan masyarakat, seperti halnya warga masyarakat Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai tergabung dalam Laskar Hulu Balang Melayu Riau (LHMR) yang dipimpin oleh Panglimo Haji Gedang, didampingi Udo Jay dan sejumlah anggota Laskar serta Forum masyarakat Kelurahan Purnama ( FMKL).

Panglimo Haji gedang meminta posko Banser ditutup, alasanya merasa kuatir terkait dengan kejadian pembakaran bendera tauhid itu dapat memancing suasana tidak kondusif di Kota Dumai, Riau, sementara masyarakat purnama selama ini cukup harmonis, dikuatirkan kejadian itu bisa memicu suasana jadi tidak kondusif.

” Tidak ada hak saya melarang orang berorganisasi, karena itu dilindungi Undang-Undang “. Ujar Panglimo Gedang.

Namun tambah Panglimo gedang lagi, melihat situasi saat ini tidak kondusif, maka diminta kantor Banser Dumai ditutup. Dan jika permintaanya tidak ditanggapi, beliau tidak bertanggung jawab. Ujarnya

Pertemuan antara Banser dengan Laskar Hulu Balang Melayu Riau awalnya agak sedikit tegang, hal tersebut terlihat dari tanggapan mereka tetap mempertahankan pendapat masing-masing, namun setelah dimidiasi oleh Kapolsek Dumai Barat, AKP Ridwan. Dan akhirnya pertemuan tersebut telah menghasilkan kesepakatan bersama melalui berita acara dan ditandatangani kedua belah pihak.

Pertemuan antara pihak Ansor dan Laskar ( LHMR ) serta forum masyarakat Kelurahan purnama di Mapolsek Dumai Barat, dihadiri langsung oleh Kapolsek Dumai barat ,AKP Ridwan, didampingi jajaran personil Polsek Dumai barat, turut hadir Ketua Rois Am PC. NU H Jaafar dan wakil ketua Rois Am PC NU kota Dumai Anshori, Ketua Banser Sutriyono, Panglimo bungsu Jailani, A.M dan Abu Kasim. serta turut hadir juga sejumlah anggota laskar LHMR dan anggota Ansor Dumai. Selasa (23/10/2018)

Hasil kesempatan mediasi antara lain ;

1. Pihak Banser Kota Dumai, Riau bersedia menutup papan nama Banser kota Dumai yang beralamat jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Purnama, kecamatan Dumai barat, Kota Dumai, Riau.

2. Pihak Panglimo Laskar Hulu Balang Melayu Riau / Forum masyarakat kelurahan purnama kecamatan Dumai barat bersedia membuka kembali papan nama yang ditutup apabila situasi permasalahan pembakaran bendera kalimat Tauhid telah selesai atau tidak dipersoalkan lagi masyarakat.

3. Untuk kegiatan sosial permasyarakatan yang selama ini dilakukan oleh Banser kota Dumai, Riau bisa dilaksanakan oleh Kota Dumai.

Demikian hasil mediasi yang dilakukan oleh Polsek Dumai barat dan kesepakatan ini telah disetujui oleh kedua pihak dan disaksikan oleh tokoh masyarakat Kota Dumai, Riau.

Sumber : Wr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here