Proyek Pematangan Lahan GOR Diduga Salahi Aturan

0
719

Dumai, Suaratrust.com –Proyek pematangan lahan Gedung Olahraga (GOR) yang berada di Jalan Raya Pelintung-Dumai diduga menyalahi aturan. Pasalnya proyek yang dibiayai dari APBD-P Kota Dumai dengan anggaran Rp950 juta ini belum selesai lelang, namun proyek sudah dikerjakan sejak Senin (5/12) lalu.
Belum selesainya tahap lelang bisa langsung dilihat di website LPSE Kota Dumai. Disana tertera tahap lelang masih pada penandatangan kontrak. Artinya surat perintah kerja (SPK) kepada pemenang belum dikeluarkan Dinas Pekerjaan umum Kota Dumai.
Di website LPSE Kota Dumai tertera CV Mutia Bungsu Magala menjadi pemenang dengan tawaran proyek sebesar Rp922 juta lebih.
Berdasarkan tahapan lelang yang berada di websit LPSE Kota Dumai tahap penandatangan kontrak dengan pemenang dijadwalkan 7-20  Desember 2016. Sedangkan proyek sudah dikerjakan sejak Senin (5/12) lalu.
Riau Pos mencoba untuk menelusuri pengerjaan proyek tersebut, pada Rabu (7/12) Kemarin. Terlihat beberapa alat berat meratakan tahan timbun dilokasi proyek. Bahkan sudah hampir separuh lahan sudah tertutupi dengan tanah timbun. Saat ditanyakan kepada berapa pekerja yang ada. Tidak ada yang menjawab pertanyaan Riau Pos menengenai proyek tersebut. Mereka mengaku hanya sebagai pekerja. Selain Itu ada kesalahan yang fatal. Tidak adanya plang proyek padahal itu merupakan kewajiban setiap proyek yang ada sesuai dengan aturan.
Terkait permasalahan itu, Plt Kadis PU Kota Dumai, Syamsudin belum memberi keterangan. Saat dicari dikantornya ,Kamis (8/12) sekira pukul 10.30 WIB tidak berada ditempat. Begitu juga saat dihubungi melalui telpon seluler di nomor dan pesan yang ditinggalkan tidak dibalas oleh yang bersangkutan sehingga berita ini diturunkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here