PT Diamond Belum ada Kerja Sama Dengan Gapoktan Mulyadi

0
356

Dumai (SuaraTrust.com) – Gapoktan sumber makmur pangan jaya yang diduga ingin kuasai lahan 4000 hektar disenepis kelurahan batu teritib untuk pertanian belum ada kesepakatan dengan PT diamond raya timber, Selasa (05/032019).

” Sampai saat ini kita belum ada kesepakatan kerja sama antara PT diamond raya Timber dan Gapoktan sumber makmur pangan raya ” ujar Humas PT diamond raya timber Ferdinan melalui via seluler dengan awak media suaratrust.com

Dari pantauan awak media yang disampaikan masyarakat senepis hampir sudah satu bulan yang lalu ada rombongan Gapoktan sumber makmur pangan jaya Mulyadi anggota  DPRD Dumai dari partai PDIP masuk kedalam kawasan Senepis diarea PT diamond raya Timber memasang plang Gapoktan.

Dari Surat pemberitahuan Gapoktan sumber makmur pangan jaya kepada lurah batu teritib, Mulyadi adalah penasehat Gapoktan sumber makmur pangan jaya dan ketuanya Sutarno, sekretaris Pandi.

Eddy Yufran ahli waris Datuk Laksamana IV Ali Akbar yang memegang dokumen kepemilikan kawasan kelurahan batu teritib berdasarkan surat grand Sultan Siak 1273 hijriyah dan sk bupati bengkalis no 590 tahun 1993 mengatakan keberadaan tanah kelurahan batu teritib sudah kita sampaikan ke BPN pusat dan kementrian.

” Gapoktan sumber makmur pangan jaya tidak pernah berdiskusi mengenai lahan Senepis kepada kita, hampir sama dengan kelompok Umar Wijaya, kita sedang memproses laporan ini dikementrian ” ungkapnya

Informasi yang kita dapat dari mantan lurah batu teritib Syafrizal menyampaikan saya belum dapat surat pemberitahuan dari Gapoktan sumber makmur pangan jaya , karena satu hari sebelum surat masuk saya sudah pindah tugas di medangkampai dan menurut setahu saya satu Gapoktan satu kelurahan.

Konfirmasi awak media suara trust.com kepada Mulyadi menanggapi dari humas PT diamond raya Timber Ferdinan  melalui via what’s app menyampaikan Itu yg jawab yang bersangkutan ,yang jelas tembusan ke PT diamond sudah dikirim ke walikota, selanjut nya teknis  bukan sama saya pemerintah daerah menjembatani petani dengan PT diamond ,tinggal balasan surat aja ke Gapoktan, apa langka pemerintah daerah untuk mewujudkan lumbung pangan yang tertuang dalam RPJMD kota Dumai.

sedangkan tanggapan untuk mantan lurah batu teritib, Apa dasar hukum safrizal satu kelurahan tak bisa dua Gapoktan tolong jelaskan ,,Gapoktan adalah gabungan kelompok tani yg lebih dari 10 kelompok tani ,,,mohon penjelasan legalitas hukum tak bole dirikan dua Gapoktan satu kelurahan nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here