PT Meridan Sejati Surya Plantation, Didatangi Dinas Lingkungan Hidup

0
569

DUMAI, SuaraTrust.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan kota Dumai mendatangi PT Meridan Sejati Surya Plantation (First Resources Group) di Kelurahan Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan, Ahad (5/2) lanjut Senin (6/2) hingga petang.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dumai Zulkarnain dikonfirmasi mengakui pihaknya dilapangan sudah turun sejak hari Ahad (5/2). “kini (senin kemarin red) masih berlangsung tim meninjau dilapangan, hasil belum diketahui masih dalam proses selama dua hari ini, jika hasilnya sudah keluar nanti akan kami sampaikan jika diperlukan.” ujarnya.

Informasi yang diterima wartawan kunjungan tersebut merupakan respon informasi duga pencemaran yang di laporkan masyarakat tentang keresahan warga sekitar lingkungan perusahaan, ada terdapat cairan kuat diduga merupakan limbah. Berdasarkan hasil investigasi dilapangan bahwa ditemukan genangan cairan berminyak berwarna kemerahan tak jauh dari pinggir laut. Disana juga ditemukan terowongan aliran menuju ke arah laut.

Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Juper Lumban Toruan mengatakan pencemaran lingkungan perushaaan yang berdampak kepada kerugian dan mengancam kesehatan manusia dapat di pidana. “jika terbukti secara hasil uji laboratorium itu bisa di pidana.” ujarnya.

Dijelaskan, guna membuktikan pencemaran tentunya harus dilihat juga unsurnya apa. apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian, dan itu ada pidana nya dan merujuk ke UU UUPPLH. untuk menindak lanjuti laporan tersebut pihak penegak hukum akan menyurati pihak terkait, “kita akan surati mereka,” sebutnya kasat.

Artinya, permasalahan pencemaran di lihat terlebih dahulu, misalnya akibat dampak produksi perusahaan, apakah disana pencemaran nya air, tanah atau udara. jika terbukti siapa saja yang melakukan pencemaran, perusahaan atau produksi yang mengakibatkan pencemaran sehingga berdampak kepada kerugian dan mengancam kesehatan manusia bisa di pidana.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 didalam pasal 98 menyebutkan setiap orang dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambient, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama sepuluh tahun  dan denda paling sedikit Rp. 3.000.000.000 dan paling banyak Rp.10.000.000.000. (Tim)

(Tnc/st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here