Rapat KPA Tertutup, DLHK di Protes KNPI

0
398

Dumai, SuaraTrust.com –¬†Rapat Komisi Penilaian Amdal (KPA) dan tim teknis Komisi Penilaian Amdal (KPA) PT Argo Murni yang digelar, Selasa (6/2) kemarin di Media Center dihentikan secara mendadak oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Satria Wibowo.

 

Padahal rapat tersebut sudah digelar sejak pagi dan direncanakan akan berlanjut pada pukul 14.00 WIB. Namun rapat yang digelar secara tertutup itu diketahui oleh para pengurus KNPI Kota Dumai.

 

Puluhan pengurus mendatangi media center untuk mempertanyakan rapat yang di gelar secara tertutup tersebut. Saat rapat akan di mulai lagi pada pukul 14.00 WIB. Para pengurus langsung masuk ke ruang rapat. Awalnya mereka di persilakan untuk memberi masukan, namun tertanya hal tersebut memang sudah di rencanakan Satria Wibowo. Usai perwakilan KNPI Kota Dumai, Angga menyampaikan pendapat mereka mengenai dampak lingkungan dan tidak dilibatkan semua pihak dalam penilaian Andal di PT Argo Murni. Satria Wibowo langsung memutuskan untuk menghentikan rapat. “Mohon maaf rapat ini saya tunda hingga waktu yang tidak ditentukan,” ujarnya.

 

Selain itu, pelaksana tugas DLHK itu juga melarang awak media untuk melakukan peliputan terkait rapat tersebut. Padahal dalam peraturan yang ada tidak ada larangan terkait proses penilaian Andal. Bahkan amanat UU lingkungan hidup meminta agar proses penilaian Amdal dilakukan secara transparan.

 

Bowo ketika dicecar awak media mengenai pelarangan peliputan tersebut, sama sekali tidak menjawab, wajahnya tampak pucat dan hanya berlalu hingga masuk ke mobil dinasnya.

 

Ketua KNPI Kota Dumai Guspian melalui Wakil Ketua Kesehatan dan Lingkungan Hidup Angga mengatakan kedatangan pihaknya hanya mempertanyakan rapat tersebut, kenapa harus dilakukan secara tertutup. “Ini ada apa, bahkan tadi kami berbincang dengan warga yang juga datang mereka sama sekali tidak tahu, baru pertama kali diminta ikut rapat, ini ada apa, apa memang sudah diatur agar tidak ada penolakan terkait penilaian Amdal,” tuturnya.

 

Ia tidak mempermasalahkan¬† adanya investasi di Kota, namun tentunya semua harus sesuai dengan regulasi yang ada. “Tidak boleh suka-suka mereka saja, Dumai ini punya tuan, “tuturnya.(TIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here