Sekjen LAMR Dumai Sampaikan Tanah Ulayat Dan Situs Putri Tujuh Kepada PANSUS Tata Ruang DPRD Riau

0
1252

Pekan Baru, SuaraTrust.com – Pertemuan dalam menyempurnakan PERDA Rt, Rw oleh pansus DPRD Riau komisi D dihadiri ketua LAMR Riau Datuk Sri Syahril Abu Bakar, serta LAMR sekabupaten kota yang berada di provinsi Riau, Senin (07/08).

Dalam rapat PANSUS Rt, Rw dipimpin oleh ketua pansus diruangan komisi D untuk membahas beberapa butir pasal untuk menguatkan tentang pemangku adat serta tanah adat, ulayah, hikayat, hayat didalam peraturan daerah provinsi Riau.

Beberapa penyampaian dari pengurus LAMR kabupaten/ kota seperti pelalawan , inhil, Dumai, kuansing, tentang keberadaan tanah ulayat masing masing daerah.

Syarudin Husein SEKJEN DPH LAMR kota Dumai, menyampaikan keberadaan tanah ulayat milik datuk laksamana IV Ali Akbar sepanjang bibir pantai kota Dumai yang dipakai perusahan besar yang ada dikota Dumai.

” dari sepanjang pantai berdiri pelabuhan pelabuhan serta perusahan perusahan, namun kota Dumai hanya mendapatkan asap dan tidak ada dapat bagi hasil dari pusat ” ujarnya dalam forum

Saat ini juga masyarakat dumai tidak dapat melihat situs putri tujuh yang berada didalam kilang pertamina. termasuk cucu cicit datuk laksamana IV Ali Akbar tidak merasakan hasil keberadaan perusahan pabrik yang berada ditanah ulayat milik datuk laksamana yang ada dikota Dumai.

Dikatakanya lagi ” dengan penguatan PERDA ¬†untuk penguatan pemangku adat serta tanah ulayat, hikayat, hayat dapat membantu untuk para ahli waris yang ada dikota Dumai ” tegas Syarudin Husein SEKJEN DPH LAMR kota Dumai

Terpisah, Ketua LAMR Provinsi Riau Datuk Sri Syahril Abu Bakar juga menyampaikan dalam forum rapat pansus rt, rw diruang komisi D , Polisi Adat akan segera dibentuk di provinsi Riau dan sekabupaten/kota Riau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here