Seluruh Jembatan Penghubung Jalan di Sei-Sepit Belum Tersentuh Anggaran Pemko Dumai

0
181

SuaraTrust.com – Beginilah yang di rasakan para petani keladi di kampung Sei-Sepit RT.09 harus rela bertaruh nyawa untuk melewati jembatan penghubung jalan.

Pasalnya jembatan yang mereka lewati hanya sehelai belahan kayu dan kayu bulat untuk di lintasi dengan menaiki kendaraan bermuatan hasil panen buah keladi dari lahan menuju kerumah mereka masing-masing.

Terlihat di depan mata EraRiau.com ketika melintas di jalan Mekar Sari RT.08 hendak menuju ke Teluk Dalam RT.08, bahwa ada 2 petani yang berkendara dengan membawa muatan buah keladi di dalam keranjang ingin menyeberang dari jalan lahan buah keladi mereka hendak mengarah ke jalan Mekar Sari, karena Jln.Mekar Sari merupakan akses jalan utama masyarakat Sei-Sepit.

Inisial (AO) salah satu petani seusai selamat melintasi jembatan tersebut saat di mintai tanggapannya mengatakan.

” Beginilah kondisi jembatan yang harus kami lewati pak harus extra hati-hati, jika naas menimpa kami, maka kita bisa terjatuh dan nyungsep ke parit dan ditimpa sepeda motor sendiri. Bisa-bisa nyawa melayang akibat tertimpa sepeda motor yang dalam keadaan membawa beban hasil panen buah keladi” Ucap (AO) dengan wajah dan bajunya basah kuyub di basahi keringatnya.

” Dan jembatan yang seperti ini tak hanya yang bapak dilihat di sini saja, masih banyak lagi jembatan-jembatan dengan kondisi seperti ini” Papar (AO) lagi.

(AO) dan teman nya sesama petani buah keladi juga mengeluhkan hal lainnya yaitu mengenai jalan, yang mana seluruh jalan-jalan di Sei-Sepit ketika di siram hujan maka tak dapat dilalui kendaraan sebab licin dan sangat lengket, karena kondisi tanah liat.

” Kami sangat mengharapkan kepada Pemko Dumai menaruh iba terhadap masyarakat sini, untuk dapat memikirkan keluhan-keluhan yang kami rasakan selama bertahun-tahun di sini, semoga Pemko Dumai dapat tergugah hatinya untuk membangun Base jalan-jalan dan membangun jembatan yang ada di Sei-Sepit ini. Agar kami para petani dapat merasakan kesenangan seperti yang di rasakan masyarakat di perkotaan Dumai” Tutup (AO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here