Setahun Tragedi Bom Sarinah, “Jangan Balas Ketidakadilan Dengan Ketidakadilan”

0
974

Jakarta, SuaraTrust.com – Hari ini 14 Januari 2017, tepat setahun sudah berlalu tragedi bom Sarinah yang terjadi di Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Mengenang insiden memilukan itu, sekelompok massa Aliansi Indonesia Damai (Aida), Yayasan Penyintas I dobesia (YPI) dan Sahabat Thamrin melakukan peringatan tabur bunga. Tepatnya di Pos Polisi MH Thamrin, tempat bom pertama kali meledak.

Ketua Aida, Hasibullah Satrawi mengatakan, tragedi bom thamrin setahun lalu semakin menyadarkan betapa kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara rentan terkoyak oleh aksi-aksi kekerasan.

“Masyarakat harus bersatu untuk mewujudkan kehidupan yang aman dan damai di negeri tercinta ini. Kami mengajak masyarakat luas untuk mengantisipasi terjadinya aksi terorisme. Tanpa kesigapan dan peran dari semua pihak, aksi terorisme bisa terjadi kapanpun dan menimpa siapapun,” kata Hasibullah di depan Pos Polisi Sarinah, Sabtu (14/1).

Sebagaimana diketahui, akibat dari serangan bom itu, terdapat delapan orang meninggal dunia. Empat di antaranya adalah pelaku penyerangan, yang terhubung langsung dengan Bahrun Naim.

Lebih jauh Hasibullah mengatakan, pihaknya mendukung kepolisian melakukan pencegahan dini agar tidak terjadi aksi terorisme sehingga tidak ada lagi yang menjadi korban. Selain itu, dia juga mengajak semua pihak untuk tidak membalas kekerasan dengan kekerasan. “Kami mengajak semua pihak untuk tidak membalas ketidakdilan dengan ketidakadilan,” ucapnya.

Lanjut Hasibullah menerangkan, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk lebih memberikan perhatian lebih besar dan konkrit terhadap korban terorisme dengan seluruh dampak yang dialami.

Sementara di pos polisi terlihat taburan bunga. Ada sebuah karangan bunga yang bertuliskan “Jangan balas ketidakadilan dengan ketidakkeadilan.

Sumber : Jawa Pos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here