Sri Mulyani: Tingkatkan Pengawasan Barang Ilegal Jelang Tahun Baru

0
295

Tak menutup kemungkinan, dalam perayaan tersebut terdapat minuman-minuman keras ilegal yang dikonsumsi untuk merayakan malam pergantian tahun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta agar pihak-pihak aparat penegak hukum untuk meningkatkan pengawasannya terhadap peredaran minuman keras ilegal menjelang tahun baru.

“‎Jelang akhir tahun banyak perayaan. Ini meningkatkan permintaan yang menyebabkan tingginya barang ilegal, seperti miras, narkotika, psikotropika. Jadi kita tingkatkan pengawasan untuk menjaga Indonesia dari barang ilegal,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Mantan pejabat World Bank ini menyebutkan, tren peredaran barang-barang ilegal masih mengalami peningkatan. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya angka pemusnahan barang ilegal di 2016.

Tercatat di 2016 telah dilakukan sebanyak 1.205 kali penindakan miras ilegal dan 2.248 kali penindakan rokok ilegal. Angka tersebut meningkat bila dibandingkan dengan tahun lalu yakni penindakan 967 kasus miras ilegal dan 1.232 kasus rokok ilegal.

Sri Mulyani menuturkan, narkotika, psikotropika, dan prekursor paling banyak berasal dari Amerika, Inggris, Belanda, Jerman, China, Taiwan, India, dan Myanmar.

Maka dari itu, dirinya meminta Direktorat Bea dan Cukai untuk bekerja lebih keras lagi dan bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk meminimalisir barang-barang ilegal.

“Tantangan Bea Cukai semakin berat, tak hanya untuk menaikkan penerimaan negara, tapi juga menjaga keamanan bersama dengan BNN, Polri, TNI,” pungkasnya.

(Kmp/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here