Stop Dulu, Perusahan yang Tidak Standar Operasional Prosedur, Ikuti Aturan

0
297

Dumai, SuaraTrust.com – Pertemuan aksi peduli lingkungan Dumai dikantor PELINDO cabang I Dumai penuh dengan yang diinginkan oleh DPD KNPI, HNSI, GAMKI, GMKI, Karang Taruna serta masyarakat kota Dumai digedung PELINDO, Selasa (01/08).

Turut Hadir Walikota Dumai, Wakil DPRD Dumai, Komisi III DPRD, KSOP, PELINDO, WAKA POLRES, Kejaksaan, dalam pertemuan yang sudah diagendakan hari senin diwaktu gerakan Aksi peduli lingkungan Dumai depan pintu gate I.

Kesepakatan tiga tuntutan aksi sebenarnya sudah ditandatangani oleh wakil DPRD, KSOP, Kejaksaan, wakapolres, pelindo, hanya pihak PT Naga Mas yang belum menandatangani.

Rahmad , salah satu aksi peduli lingkungan Dumai menyampaikan depan forum rapat mengatakan secara detail dari peraturan KSOP sudah banyak yang dilanggar PT Naga Mas.

” dalam hal ini PT Naga Mas harus dicabut izinnya, serta permasalahan pencemaran laut yang diakibatkan tumpahan stearin akan kami giring sampai kementerian lingkungan Hidup pusat ” ujarnya

Johannes anggota komisi III juga mengatakan dalam forum rapat meminta KSOP harus tegas dengan perusahan yang ada dikota dumai yang belum sesuai operasi prosedur (SOP) harus distop sampai mereka mengikuti peraturan yang berlaku.

” jika proses hukum dijalankan kepada setiap perusahan yang ada dikota Dumai,  maka yang melanggar dikenakan denda sebesar 9 miliar sampai paling sikit 3 miliar ” kata johanes alias aci

Dikatakanta lagi ” PT Naga Mas Bersalah, karena tidak menyiapkan sarana dan prasarana untuk mencegah apabila terjadi kecelakaan ” tegas anggota Komisi III DPRD Dumai Johanes

Terpisah, Zainal Abidin sebagai moderator menyampaikan di akhir pertemuan PT Naga Mas akan diproses hukum sesuai apa yang dituntut aksi peduli lingkungan Dumai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here