Sudirman Said: Jika Presiden Dikelilingi Orang Bersih, Korupsi Teratasi

0
265
Foto: Hasan Alhabshy

 

Jakarta, SuaraTrust.com – Mantan Menteri ESDM Sudirman Said meminta KPK mengajak pejabat negara tobat nasional. Ia juga meminta Presiden Jokowi menegaskan bahwa korupsi menjadi musuh bersama.

“KPK ajak pejabat negara tobat nasional. Pak Presiden tegaskan: “musuh kita adalah korupsi”. Korupsi masih jadi momok kita.KPK ajak pejabat negara tobat nasional. Pak Presiden tegaskan: “musuh kita adalah korupsi”. Korupsi masih jadi momok kita,” kata Sudirman Said lewat twitter, Senin Rabu (4/1/2017).

Menurut Sudirman, ada banyak cara mengatasi korupsi. Yang paling efektif adalah menjaga perilaku, karena korupsi adalah perilaku menyimpang.

“Korupsi memang penyakit akut, tapi bukan tak bisa diberantas. Harus mulai dari atas. Ibarat ikan, pembusukan mulai dari kepala. Engkau adalah siapa di sekelilingmu. Maka kelilingi dirimu dengan orang bersih, anti korupsi,” kata Sudirman.

Foto: Hasan Alhabshy
Mantan Menteri ESDM Sudirman Said

“Korupsi adalah perilaku, selesai dengan keteladanan pemimpin. Perilaku jorok saja diikuti, apalagi perilaku bersih. Selama penegak hukum masih ada bandrolnya, pemberantasan korupsi dengan penegakan hukum semata, akan tumpul. Hukum dipermainkan, polisi, jaksa, dan hakim disuap, pengacara hitam gentayangan,” kata Sudirman.

Yang paling ampuh untuk mengatasi korupsi, menurut Sudirman, jika kita punya pemimpin bersih di banyak lapisan, di banyak sektor. Ia mencontohkan Lurah yang bersih akan mengangkat pamong yang bersih, itu cara mudah berantas korupsi.

“Camat yang bersih percaya diri memacu aparat dan lurah untuk hindari perilaku korup. Ini cara ampuh atasi korupsi. Bupati dan wali kota bersih mengangkat kepala dinas yang tidak korupsi, itulah cara terbaik. Gubernur, Menteri pun sama. Pejabat bersih mengelilingi dirinya dengan orang bersih. Agar korupsi bisa dicegah,” kata Sudirman.

Ia kemudian berharap para pemimpin Lembaga Negara, Direksi BUMN, punya peran sama dalam menunjukkan keteladanan. “Pasukan akan ikut serta,” kata Sudirman.

Dia lantas bicara soal orang-orang yang mengelilingi Presiden. “Jika Presiden mengelilingi dirinya dengan orang orang bersih, yakinlah korupsi dapat diatasi. Sebaliknya jika pemimpin di banyak sektor, di semua level beda omongan dan perbuatan, korupsi bakal merajalela,” katanya.

“Korupsi memang pelanggaran hukum positif, tapi hanya bisa dituntaskan dengn perilaku jujur, lurus, tidak mencuri. Dalam struktur budaya paternalistik kita, keteladanan pimpinan menentukan suasana. Pembusukan mulai dari atas, perbaikan juga harus mulai dari atas. Seperti halnya. Ikan membusuk dari kepala,” pungkasnya. (DN/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here