Tenaga Kasar Asing Banjiri Indonesia, Pemerintah Jangan Diam Saja

0
336
Siti Zuhro

JAKARTA, SuaraTrust.com – Pemerintah diminta menjelaskan berbagai isu yang berkembang sangat luas di masyarakat, terkait persoalan-persoalan yang ada sekarang, seperti masalah yang terkait dengan kegiatan warga negara asing, utamanya warga negara China di Indonesia.

Sebab, sikap diam pemerintah bisa dianggap pembiaran dan bahkan bisa dianggap sebagai pihak yang membuat masalah tersebut.

Demikian dikatakan peneliti senior politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, Selasa (20/12).

“Pemerintah diam saja padahal banyak isu yang sangat serius yang berkembang sangat luas saat ini seperti soal tenaga kerja kasar dari China, soal wisatawan dari China, soal pembangunan perumahan untuk orang-orang China, masuknya narkoba melalui kontraktor pembangunan China, soal e-KTP yang bisa dipalsukan, termasuk isu masuknya paham komunis China ke indonesia,” katanya.

Siti Zuhro
Siti Zuhro

Menurut Siti Zuhro kalau masyarakat menuduh pemerintah membiarkan masalah tersebut sudah berbahaya apalagi jika berkembang isu bahwa justru pemerintah lah yang melakukannya.

Dan ironis, katanya lagi, semua pihak yang memiliki tanggungjawab untuk menjelaskan kepada rakyat terkait aneka persoalan itu pun memilih diam.

“Seharusnya Menkumham bisa menjelaskan berapa banyak turis China yang masuk ke Indonesia, berapa banyak yang bekerja di Indonesia. Menakertrans juga seharusnya bisa menjelaskan berapa banyak tenaga kerja legal dan ilegal dari China. Begitu juga Menlu harus bisa menjelaskan bagaimana hubungan China dan Indonesia,” ujarnya.

Begitu juga isu peperangan kepentingan kapitlisme lama seperti Amerika melawan kapitalisme baru seperti China yang ada di Indonesia, pemerintah pun diam saja.

Profesor riset ini prihatin karena pembangunan saat ini tidak lagi berpihak pada bangsa sendiri. Dia pun prihatin karena bangsa yang besar ini tidak memiliki saringan atau filter terhadap apapun pengaruh dari asing.

“Nggak usah jauh-jauh, kalau kita mau masuk Singapura saja, muka petugas imigrasinya tidak bersahabat. Masak masuk Indonesia yang adalah negara yang jauh lebih besar dari Singapura semua bebas masuk tanpa filter? Perbatasan baik di darat, laut dan udara harus dijaga ketat,” kata Siti. (rus/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here