Terasing Selama 20.000 Tahun, Suku ini Buas Bertemu Manusia

0
1397

Internasional, SuaraTrust.com– Beginilah reaksi yang luar biasa yang diperlihatkan oleh suku terasing dan tidak pernah bersentuhan dengan dunia modern dari hutan pedalaman Brasil seperti apa yang masih diwariskan nenek moyang mereka sejak 20.000 tahun silam.

Foto yang cukup langka ini didokumentasikan oleh fotografer Ricardo Stuckert saat ia mengambilnya dari helikopter di atas hutan Amazon.

Mereka merupakan suku Amazon, terlihat bersiap untuk menembakkan tombak dan panah untuk menghalau objek asing yang mereka anggap sebagai ancaman.

Suku terasing ini merupakan suku adat yang tinggal di dekat perbatasan dengan Peru, di Acre negara bagian Brasil, yang diduga memiliki populasi beberapa ratus orang.

Terlihat dari suku pedalaman itu masih mengenakan cat tubuh berwarna-warni sambil mengintip mata kamera yang membidik dari balik pepohonan.

Anak suku pedalaman di hutan Amazon mengintip dari balik pepohonan saat pertama bertemu dunia modern

Satu foto menunjukkan seorang pria mencoba untuk mempersiapkan tali apa yang tampaknya seperti busur panah dengan pria lain berjalan tampak sedang memegang pisau besar.

Suku terasing difoto oleh fotograper Ricardo Stuckert siap-siap menyerang dengan peralatan tradisional berupa panah dan tombak

Suku terasing terlihat bingung saat bertemu helikopter di depannya

Dalam semua gambar, suku pedalaman itu tampak terlihat bingung saat helikopter terbang di atas kepala mereka.

Namun, Stuckert kepada National Geographic mengatakan bahwa kemunculan orang pedalaman itu karena ingin lebih tahu lebih ingin tahu untuk keluar dari ketakutan mereka.

“Aku rada ada perasaan ingin tahu dari mereka antara aku dan mereka. Aku merasa kalau aku adalah seorang pelukis dari abad terakhir,” katanya.

“Pikirkan di abad ke-21, masih ada orang yang masih tidak memiliki kontak dengan peradaban, hidup seperti nenek moyang mereka 20.000 tahun yang lalu. Itu adalah emosi yang kuat,” katanya lagi.

Suku Amazon

Suku Amazon

Hutan hujan Amazon di perbatasan Brasil Peru, Bolivia dan Kolombia masih menjadi rumah bagi sekitar 100 suku yang tinggal mengisolasi dari dunia modern.

Meskipun Brasil memberlakukan kebijakan ‘tidak ada kontak’ terhadap suku-suku asli, keberadaan mereka masih sering terancam oleh perambahan hutan dan penebangan pohon yang dilakukan ilegal.

Sumber Tribun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here