Terbukti Memiliki Dan Pemakai Narkotika, Hakim Hanya Vonis Oknum Polisi 1 Tahun Penjara

0
363
Rohil, SuaraTrust.com – Sempat di tunda selama 3 minggu sidang terhadap oknum polisi Rohil yang terlibat narkotika di PN Rohil . Akhir nya, sidang terhadap kedua terdakwa kembali di gelar, Selasa (29 3/17) sekitar pukul 14.30 wib, dengan agenda tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Rokan Hilir dan putusan dari Majelis Hakim.

Walaupun kedua terdakwa  Renold Narzyki Nanggolan dan Raja Wendi Sahputra tidak di dampingi oleh KUASA HUKUM, sidang tetap di lanjutkan oleh ketua Majelis Hakim.

Sidang di pimpin ketua Majelis Hakim Aswir SH dengan dua anggotanya Lukman Nulhakim SH MH dan Sapperi Janto SH. Sementara jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Rokan Hilir Adhi Tya F SH.

Kedua terdakwa memasuki ruang persidangan dan duduk di kursi kesakitan dengan mengenakan baju berwarna oren bertuliskan tahanan Kejari Rokan Hilir. Terdakwa Renold Narzyki Nanggolan adalah anggota Polsek Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir-Riau. Dari pengakuan nya, saat di pemeriksaan terdakwa oleh hakim, terdakwa mengakui sudah 2 tahun pemakai dan mengunaka narkotika.

Adhi Tya F SH dari Kejari Rokan Hilir membacakan tuntutan terhadap kedua terdakwa. Bahwa terdakwa berdasarkan saksi saksi dan keterangan Terdakwa serta barang bukti selama persidangan, terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan telah melakukan perbuatan melawan hukum tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sabu sesuai pasal 127 ayat 1 huruf a UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika . Atas perbuatan itu terdakwa di tuntut selama 1 tahun 6 bulan penjara.” demikian tuntutan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum Adhi Tya SH dihadapan majelis hakim .

Setelah tuntutan dibacakan, ketua majelis hakim Aswir SH meminta kepada kedua terdakwa yang terlihat tanpa didampingi Penasehat hukum itu dengan mengatakan ”  apakah terdakwa akan mengajukan pembelaan secara tertulis atau tidak ”

Kami serahkan sepenuhnya kepada yang mulia saja” jawab terdakwa kepada majelis hakim.

Setelah mendengar jawaban kedua terdakwa majelis hakim menskors sidang selama 2 menit dan dilanjutkan dengan pembacaan putusan dari majelis hakim.

“Setelah mendengar keterangan saksi saksi dan Terdakwa serta barang bukti selama dalam persidangan, majelis hakim menimbang dan memutuskan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan melawan hukum sesuai dengan pasal 127 ayat 1 huruf a, UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, menggunakan memakai narkotika jenis sabu sabu untuk diri sendiri tanpa hak oleh karena itu, kedua terdakwa hanya dijatuhi hukuman selama 1 tahun penjara dan dikurangi selama masa tahanan.” Ujar Aswir SH yang membacakan putusan kedua terdakwa.

Atas vonis yang dibacakan itu , Kedua terdakwa langsung menerima vonis itu. Sedangkan jaksa mengajukan pikir pikir terhadap Majelis hakim.

Dalam sidang dakwaan JPU sebelumnya kedua terdakwa didakwa melakukan tindak pidana sesuai dengan pasal 112  jo pasal 127 UU nomor 35 Tahun 2009.

Ketika saksi penangkapan dari Polres Rokan Hilir memberikan keterangan di hadapan majelis hakim mengatakan, Senin (27/2/17), bahwa saat di tangkap di rumah Wendi di temukan narkotika jenis sabu sabu di atas meja, 1 buah pitex kaca, 1 buah sendok pipet, 1 buah kompor dari timah rokok, 1 buah alat hisap, puluhan lembar plastik bening kecil yang di duga pembungkus sabu sabu dan Hp.(rahman)

Siagaonline

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here