Tidak Ada Niat Baik,, ahli Waris Datuk Laksamana IV Akan Blokir PT Sakato Pratamo Makmur Bukit Batu

0
283

Bukit Batu (SuaraTrust.com) – perusahan Sakato Pratamo Makmur yang berada di bukit batu tidak ada niat baik untuk duduk bersama dengan ahli waris Datuk laksamana IV untuk menyelesaikan perihal kerja sama penanaman akasia di tanah ahli waris Datuk laksamana IV Ali Akbar, Senin (01/07/2019).

Kerja sama penanaman akasia ahli waris Datuk laksama IV Ali Akbar melalui koperasi baja Gaskat melalui almarhum Jamal Idris sudah sepuluh tahun lebih, namun sampai saat ini tidak tahu kejelasannya.

Informasi dari anak almarhum Jamal Idris ,Jhoni mengatakan kerja sama 300 hektar sudah dibatalkan, namun ada 170 dkt yang belum selesai.

Eddy Yufran ahli waris Datuk laksaman IV Ali Akbar sesuai dengan putusan pengadilan agama Bengkalis dalam hal ini mengatakan sampai saat ini PT sekato Pratamo Makmur belum ada memberi tanda tanda itikad baik dengan ahli waris, karena masih ada 170 skt diatas nama masyarakat di tanah Datuk Laksamana yang ditanami akasia belum diselesaikan.

” Awalanya kita sudah menyurati camat bukit batu, dan kita sudah berjumpa dengan humas PT SPM Udin dan Rafles serta sudah berbicara perihal ini , pihak perusahan menjanjikan ada pertemuan sebelum hari raya namun sampai saat ini belum juga ada itikad baik, dan sampai sesudah lebaran pun pihak PT SPM tidak ada komunikasi untuk menyelesaikan perihal kerja sama penanaman akasia ini ” ungkapnya

Lanjutnya ” saya dan ahli waris sudah menyampaikan kepada lembaga adat Melayu provinsi Riau dan sudah direspon cepat, dan dalam dekat Ini saya mengumpulkan ahli waris Datuk laksamana ke IV , dari Dumai , Bengkalis, pekan baru, Siak, selat panjang , bukit batu, Pakning untuk akan memblokir seluruh kegiatan PT sekato Pratamo Makmur sebelum menyelesaikan  170 skt yang sudah ditanami akasia tetapi belum dibayar pihak perusahan ” ujarnya

Eddy Yufran juga menyampaikan dalam dekat ini kita akan bertemu pimpinan PT Arara Badi untuk menyampaikan perihal ini, Krn kita dengar PT SPM adalah anak dari perusahaan Ararabadi dan juga PT Sinarmas melalui lembaga adat Melayu provinsi Riau, semoga dalam Minggu ini ada itikad baik PT SPM kepada kami untuk menyelesaikan perihal ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here