Tidak Ditahan, Diduga Hukum Tajam Kebawah Tumpul Keatas

0
2439

Dumai, SuaraTrust.com – Majlis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Dumai akhirnya membaca putusan kasus penggelapan dalam jabatan dengan terdakwa Syahrani Adrian dan Ridwan, kamis (25/01/2018).

Pembacaan putusan langsung di baca oleh Ketua Majlis Hakim PN Dumai Agus, Senin (22/1) kemarin, Syahrani Adrian dalam putusan di hukum dua tahun, sementara Ridwan dihukum selama satu tahun.

Namun dari hasil putusan ini pihak keluarga korban merasa kecewa karena sudah diputuskan bersalah tetapi terdakwa tidak ditahan semesti mana biasanya.

M saleh, pihak keluarga korban mengatakan Agak kesal karna tak ditahan nya tersangka Sahrani dan H Ridwan beginilah kalau kita masyarakat umum yg tak tau hukum dan tak punya kenalan.

” masa udah tersangka dari polda tak ditahan terus limpah ke jaksa ada yg menjamin dan sudah di putuskan pengadilan terbukti bersalah dihukum 2 tahun ,dan 1 tahun tapi tetap tak ditahan sedih kali rasanya hidup jadi masarakat kecil ” ujar M Saleh

M Saleh juga menjelaskan dan menduga hukum tajam kebawah namun tumpul keatas.

Informasi yang dirangkum RPG, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Dumai, Dewo mengatakan pihaknya juga akan menyiapkan memori banding, karena terdakwa mengajukan banding. “Kami siapkan segera,” ujar Dewo.

Terkait tidak ditahannya kedua terdakwa, JPU Kejari Dumai Dewo mengatakan pihaknya masih menunggu putusan lengkap dari PN Dumai. “Jika amaran putusan menyatakan ditahan, maka kami akan eksekusi, tapi kami masih menunggu putusan lengkapnya,”(ST/RPG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here