Wako Dumai Resmikan Logo Hari Jadi Kota Dumai

0
325

SuaraTrust.com – Wako Dumai Resmikan Logo Hari Jadi Kota Dumai ke 18 dan Lakukan Pencanangan Harijadi Kota Dumai serta resmikan kegiatan acara tentang Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat Kewajiban Bersama.

Anak merupakan aset bangsa, maka perlindungan mereka menjadi prioritas utama, hal ini diungkapkan oleh Walikota Dumai dalam acara pembukaan secara resmi Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan Kota Dumai. Kamis 30/03/2017 di Ball Room Hotel Grand Zuri.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Muhammad Safi’i menyampaikan dalam sambutanya, kualitas anak Indonesia merupakan faktor yang menentukan eksistensi dan kemampuan bangsanya untuk bersaing dengan negara lain. Dikaitkan dengan Kota Dumai, anak-anak Kota Dumai adalah faktor utama penentu kelangsungan daerah ini kedepan.

Seiring dengan berkembangnya zaman, apa yang kita dengar, lihat dan baca di pemberitaan media di berbagai daerah masih tingginya jumlah kasus kekerasan terhadap anak sehingga menjadi tantangan pemerintah dalam melaksanakan kebijakan dan program yang mendukung pemenuhan hak serta perlindungan anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal. Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah dengan melaksanakan kampanye Bersama Lindungi Anak yang merupakan bagian dari gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Kota Dumai juga tidak ketinggalan, demi mengantisipasi menjalarnya kekerasan terhadap anak, Pemerintah melaksanakan Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat. Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM)  adalah  sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai  tujuan perlindungan anak.

PATBM merupakan inisiatif masyarakat  sebagai ujung tombak untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dengan membangun kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan pemahaman, sikap dan prilaku yang memberikan perlindungan  kepada  anak.  Gerakan tersebut dapat dikelola dengan menggunakan dan mengembangkan fungsi struktur kelembagaan yang sudah ada atau jika diperlukan dengan membangun struktur kelembagaan baru.

Pada kesempatan tersebut Walikota Dumai H. Zulkifli AS menyampaikan, PATBM ini merupakan upaya strategi yang tepat dalam mencegah kekerasan pada anak karena seluruh lapisan masyarakat ikut terlibat langsung. Sejumlah kasus kekerasan yang dialami anak justru terjadi dalam lingkungan yang pelakunya adalah orang-orang terdekat mereka. diperlukan peran aktif keluarga dengan membangun komunikasi yang penuh kasih sayang, mengawasi kegiatan anak, dan memberikan keterampilan pada anak guna mendeteksi/menghadapi kemungkinan kekerasan yang mungkin terjadi pada dirinya. Pendidik/guru di lembaga pendidikan agar lebih aktif dalam membangun komunikasi positif dengan siswa/murid serta membangun mekanisme penegakan hukum bagi pelaku untuk menimbulkan efek jera. Pendeknya, perlindungan anak dari kekerasan harus dilakukan secara serentak oleh anak, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.

Untuk itulah, sosialisasi ini sangat penting nilainya dalam rangka penyiapan anak Kota Dumai untuk menjadi manusia masa depan yang diharapkan. Karenanya, keseriusan peserta dalam mengikuti acara ini mutlak dibutuhkan sehingga ada hasil yang nyata didapat begitu selesai mengikuti sosialisasi. Ungkap Wako.

Usai memberikan sambutan, Walikota Dumai H. Zulkifli AS langsung melakukan pemukulan gong sebagai tanda dibukanya secara resmi Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat sekaligus Lounching Logo dan Tema HUT Kota Dumai ke XVII Tahun 2017, didampingi oleh Danlanal Kota Dumai, Ibu Walikota Hj. Haslinar Zulkifli, Ibu Wakil Walikota Dewi Tunjung Suharjo, Ibu Ketua DPRD ibu Lenny dan anggota DPRD. (hms).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here