Diduga FOD Ararabadi dan Oknum Pertanahan Siak Y Terlibat Rencana Akasia Sungai Rawa

0
2322

Sungai Apit (SuaraTrust.com) – Perencanaan pengambilan kayu akasia di sungai rawa kecamatan sungai apit kabupaten Siak dengan menggunakan koperasi Mengkapan diduga ada keterlibatan Oknum Badan pertanahan Siak Yadi dan FOD Ararabadi Rahman untuk memuluskan pekerjaannya, Selasa (24/12).

Sebelum nya juga ada kisruh masyarakat desa Bunsur dengan PT Ararabadi tentang tata batas yang mana masyarakat Bunsur mengklaim bahwasan nya PT ARARABADI diduga mengambil kayu sudah masuk dalam kawasan masyarakat Bunsur.

Didesa Bunsur ini juga ada diduga oknum pertanahan Siak menjanjikan program Tora di 9 desa namun sampai saat ini belum ada Tora yang terelesasikan , bahkan kita melihat ada program Tora yang ditanami pohon aren oleh perusahan tertentu di salah satu desa kecamatan sungai apit.

Diduga keterlibatan FOD PT Ararabadi Rahman diperencanaan pengambilan akasia didesa Sungai rawa ini adalah hasil data pembicaraan oknum Badan pertanahan Yadi soal SPK dan SVLK dan pembicaraan diduga ada membawa bawa nama FOD ARARABADI serta pembicaraan yang lain lain.

Masyarakat Bunsur yang namanya tidak mau dipublikasikan demi  keamanannya kepada Awak media SuaraTrust.com mengatakan kita Menduga keterlibatan FOD Ararabadi atau Purwanto serta Oknum Pertanahan Siak Yadi untuk bermain pengambilan Akasia di kecamatan Sungai Apit.

” Kita waktu turun tanggal 12 cek tata batas bersama , kami menanya kepada pihak Ararabadi yang hadir , siapa yang suruh menebang akasia di bunsur, katanya diduga Purwanto ” cerita masyarakat yang didapat dari perwakilan Arara Abadi

Konfirmasi awak media SuaraTrust kepada staf humas Arara Abadi Alfian terkait diduga keterlibatan FOD ARARABADI dan Oknum Pertanahan Siak Y mengenai rencana pemgambila kayu akasia dengan koperasi Mengkapan mengatakan Kami dari humas tidak mengetahui masalah itu… dari informasi yang kami ketahui kegiatan itu blm ada….

Konfirmasi awak mefia FOD ARARABADI dan oknum badan pertanahan Siak melalui via What,s app sampai berita ini diterbitkan belum memberi jawaban apapun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here