Ryano Panjaitan Terpilih jadi Ketum KNPI, Korneles Menyindir Begini

Ryano Panjaitan Terpilih jadi Ketum KNPI, Korneles Menyindir Begini
Ketua umum baru KNPI yang terpilih secara aklamasi pada Kongres Muhammad Ryano Panjaitan. Foto: Dok. KNPI

JAKARTA (STC) - Ketum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) 2018-2020 Korneles Galanjinjinay mengomentari soal hasil Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang dilaksanakan di Hotel Sultan Jakarta, pada 8-10 April 2022. 

Korneles menyebut kongres tersebut tidak Sesuai AD/ART KNPI, serta mengkhianati konstitusi KNPI. 

"Mereka yang melaksanakan kongres di Hotel Sultan Jakarta itu adalah orang-orang yang kalah di Kongres Bogor 2018, dan orang-orang hasil kudeta di atas kudeta Pengurus DPP KNPI tanpa ada kongres yang dilakukan,” ujar Korneles, Selasa (12/4).

Menurut Korneles, mereka mengangkat diri  sendiri sebagai pengurus DPP KNPI tanpa ada pengakuan resmi dari OKP dan DPD KNPI Provinsi Seluruh Indonesia.

"Jadi mereka bukan satukan KNPI malah makin membelah KNPI. Jadi menurut saya orang-orang yang laksanakan kongres KNPI di Hotel Sultan itu adalah sudah melanggar konstitusi KNPI, sehingga terpilih Ketum KNPI Ilegal,” serunya. 

Korneles bahkan menyebut Ryano Panjaitan merupakan Ketum KNPI ilegal yang terpilih di kongres abal-abal dan tidak punya rekam jejak yang jelas di dunia kepemudaan.

Artinya dia tidak paham dinamika Kepemudaan, bagaimana dia mau satukan KNPI sementara dia sendiri tidak jelas eksistensi di OKP dan dunia kepemudaan, bahkan Ketum KNPI ilegal ini adalah orang yang dipecat dari DPP KNPI Bung Haris Pertama karena ambisinya mengalahkan AD/ART KNPI,” sindirnya. “Saya yakin ketum KNPI ilegal itu akan karam di tengah jalan. Saya waktu di kongres Bogor itu memilih Bung Noer Fajrieansyah sebagai Kandidat Ketua Umum, tapi Bung Noer Fajrieansah kalah dari Bung Haris Pertama,” ungkapnya

Oleh karena itu, dia menyarankan sarankan kepada seluruh OKP yang masih waras agar berpihak pada keputusan kongres yang sesuai AD/ART KNPI, yang menetapkan Haris Pertama Sebagai Ketua Umum KNPI.

"Marilah kita belajar menghormati Keputusan Kongres KNPI, Keputusan AD/ART KNPI. Jangan terjebak dengan kepentingan segelintir orang yang pada akhirnya mengorbankan Wadah Berhimpun Pemuda Indonesia,” serunya.(jpnn)