DLH Dumai Bungkam Terkait PT. SDO Dumai yang Diduga Buang Limbah ke Laut Dumai

DLH Dumai Bungkam Terkait PT. SDO Dumai yang Diduga Buang Limbah ke Laut Dumai
PT. SDO yang beralamat di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai diduga telah melakukan Pembuangan limbah berjenis FlyAsh/ButtomAsh (FABA) yaitu sisa dari hasil pembakaran batu bara.

DUMAI - PT. Sari Dumai Oleo (SDO) yang beralamat di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai diduga telah melakukan Pembuangan limbah ke laut Dumai. Yang disinyir Limbah yang dibuang tersebut berjenis limbah FlyAsh/ButtomAsh (FABA) yaitu sisa dari hasil pembakaran batu bara.

Diduga PT. SDO sampai saat ini masih juga melakukan aktivitas pembuangan limbah langsung ke laut Dumai, tanpa melalui proses pegolahan terlebih dahulu. Walaupun FABA saat ini sudah tidak termasuk kategori limbah B3, bukan berarti dapat langsung dibuang ke laut begitu saja. Pembuangan limbah tersebut tetap harus memperhatikan baku mutu air, sehingga tidak melebihi batas baku mutu air yang telah ditetapkan. 

Menurut Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan (“UU Kelautan”) adalah ruang perairan di muka bumi yang menghubungkan daratan dengan daratan dan bentuk bentuk alamiah lainnya, yang merupakan kesatuan geografis dan ekologis beserta segenap unsur terkait, dan yang batas sistemnya ditentukan oleh peraturan perundang-undangan dan hukum internasional.

Plh ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsial Riau Gunawan, SH. Mengatakan, meminta pihak terkait terutama Pemko Dumai melalui Dinas Lingkungan Hidup agar segera turun ke Lokasi diduga tempat pembuangan limbah untuk melakukan pengambilan sample serta pemeriksaan objek, didampingi oleh pihak berwajib dan pengurus HNSI Dumai tujuan memastikan terjadi pencemaran akibat pembuangan limbah secara sengaja oleh perusahaan tersebut. 

"Kalau terbukti, HNSI Riau sangat mengecam keras atas perbuatan yang dilakukan perusahaan dan minta kasusnya harus diusut sampai tuntas," sampainya, Senin (22/8/22).

"Untuk memberi efek jera karena diduga bukan cuma sekali kejadiannya bahkan sudah beberapa kali dan perlu ada tindakan hukum".

Berdasarkan bukti foto tersebut yang ada di lapangan terdapat tumpukan yang menggunung yang diduga merupakan tumpukan sisa hasil pembakaran batu bara, di samping itu didapati selokan yang mengalir ke arah laut Dumai dan mengakibatkan terjadinya perubahan warna air laut menjadi warna hitam. 

Dengan adanya kejadian ini, aparat penegak hukum, serta pejabat berwenang untuk dapat segera menindaklanjuti pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT. SDO.

Saat media ini konfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup Dumai melalui watsapp tidak ada tanggapan sama sekali sehingga berita ini di terbitkan.